Kamis, 23 April 2026

Sosok

Sosok Benny K Harman, Politisi yang Interupsi Sidang UU Cipta Kerja, Dipuji SBY: Sangat Cinta Rakyat

Politikus Partai Demokrat Benny K Harman dieknal kritis, suaranya lantang dan berani. Dia banyak mendapat pujian dari SBY.

Editor: Kisdiantoro
KOMPAS/ALIF ICHWAN
Politikus Partai Demokrat Benny K Harman dieknal kritis, suaranya lantang dan berani. Dia banyak mendapat pujian dari SBY. 

Politikus Partai Demokrat Benny K Harman dieknal kritis, suaranya lantang dan berani.

Sebagai bukti, sosok Benny K Harman ngotot interuspi pada paripurna pengesahan UU Cipta Kerja, meski ditolak pimpinan sidang.

Sosok Benny K Harman ternyata banyak mendapatkan pujian oleh mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) karena kebersahajaanya.

SBY pernah menyebut Benny K Harman tak punya banyak uang, tapi dia sangat mencintai rakyat, terutama tempat kelahirannya Nusa Tenggara Timur.

//

TRIBUNJABAR.ID - Politikus Demokrat, Benny K Harman viral setelah memilih keluar atau walk out pada rapat pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Gedung DPR RI, Senin (5/10/2020).

Permintaan Benny K Harman untuk menginterupsi ditolak oleh Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin.

Dikutip TribunWow.com dari channel YouTube SBY & Demokrat for Indonesia pada Selasa (6/10/2020), Benny rupanya pernah mencalonkan diri pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Nusa Tenggara Timur (NTT).

tribunnews
Nama Politikus Demokrat, Benny K Harman kini banyak dibicarakan oleh masyarakat karena memilih walk out pada rapat pengesahan Omnibus Law RUU Cipta Kerja di Gedung DPR RI, Senin (5/10/2020). (DPR.go.id)

Benny dan Benny A Litelnoni maju sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT 2018.

 

Dalam video itu, Susilo Bambang Yudhoyono yang saat itu sebagai Ketua Umum Partai Demokrat sempat mengkampanyekan mereka.

SBY menganggap Benny adalah sosok yang bisa memimpin NTT.

"Saya sangat mantap untuk mengusung pasangan nomor tiga Benny, Benny."

Sarwo Edhie Wibowo Ternyata Kakek Ketum Demokrat AHY, Kini Anak SBY Kenang Perjuangan Sang Kakek

"Mengapa? Pasangan inilah yang terbaik dan paling mampu untuk memimpin dan memajukan NTT lima tahun mendatang,' dukungnya.

Menurutnya, laki-laki asal Flores itu bisa membuat keadaan di NTT lebih damai.

"Benny K Harman dan Benny A Litelnoni adalah pemimpin-pemimpin yang sangat mencintai kebhinekaan dan harmoni."

"Bukan yang senang memisahkan masyarakat justru menyatukan," lanjut SBY pada Juni 2018.

Meski tak memiliki harta melimpah, SBY yakin Benny akan menyayangi dan membela rakyatnya di tengah kesulitan yang ada.

"Meskipun keduanya tidak memiliki uang yang melimpah ruah tetapi sangat sayang pada rakyat dan mengetahui yang dihadapi oleh NTT."

"Utamanya sulit mendapatkan pekerjaan dan rendahnyadaya beli rakyat dan mereka mampu mengatasinya," jelas SBY.

Politikus Demokrat Ibas, Bandingan Zaman SBY dan Jokowi, 10 Tahun SBY Ekonomi Indonesia Meroket

Namun sayangnya Benny harus kalah dalam Pilkada itu.

Pasangan Benny dan Benny hanya memperoleh 18,85 persen.

Mereka kalah suara dengan petahana Viktor Laiskodat dari fraksi Partai NasDem.

Lihat videonya berikut:

Profil Benny K Harman

Dikutip dari laman Dpr.go.id, Benny merupakan pria kelahiran Flores pada 19 September 1962.

Ia merupakan lulusan dari S1 hukum, Universitas Brawijaya pada 1987.

Kemudian, Benny melanjutkan kuliahnya di jenjang S2 dan S3 di Fakultas Hukum, Universitas Indonesia.

Benny mengawali karier sebagai staf on legistasi di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia pada 1987-1989.

Ia juga sempat menjadi wartawan di Media Indonesia pada 1989 sampai 1996.

Lalu, menjabat sebagai kepala litbang Media Indonesia pada 1996 sampai 1998.

Politikus yang sudah menjabat di DPR dalam tiga periode berturut-turut ini tercatat sebagai pendiri sekaligus direktur Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) pada 1995 sampai 1998.

Tak hanya itu, ia juga berhasil mendirikan Centre for Information and Economic-Law Studies (CINLES).

Di CINLES, Benny menjabat sebagai Direktur Eksekutif.

tribunnews
Anggota DPR Fraksi Demokrat, Benny K. Harman tegas menunjukkan sikap penolakan terhadap Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja atau Omnibus Law. (Youtube/Apa Kabar Indonesia tvOne)

Karier di DPR

Dikutip dari Tribun Wiki, Benny mulanya menjadi anggota DPR RI fraksi PKPI pada pemilihan 2004 hingga 2009.

Pada pemilihan legislatif 2009-2014, Benny kembali mengajukan diri sebagai anggota dewan sebagai politikus Demokrat.

Ia lantas menjabat sebagai Ketua Komisi III Bidang Penegakan Hukum, Pemberantasan Korupsi, dan Hak Asasi Manusia DPR RI hingga 2012.

Sedangkan 2012-2014, Benny menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi DPR RI.

Kemudian, Benny memilih mundur dari DPR RI lantaran memilih untuk mencalonkan diri pada Pilkada Nusa Tenggara Timur sebagai Calon Gubernur pada 2014.

Ia didampongi Benny Alexannder Litelnoni sebagai wakilnya.

Sayangnya, Benny gagal dalam Pilkada tersebut.

Tagih Utang Istri Kombes, Febi; Saya yang Diutangi, saya yang Dipidanakan

Mereka hanya mendapat suara sebanyak 18,85 persen suara.

Lalu, Benny kembali maju dalam pemilihan legislatif 2019 dengan mengantongi 35.293 suara.

Ia terplih melui Partai Demokrat mewakili daerah pemilihan NTT I.

Kini, Benny menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VI bidang BUMN, Koperasi dan UKM, Perindustrian dan Perdagangan DPR RI. (TribunWow.com/Mariah Gipty)

Sebagian artikel ini diolah dari Tribun Wiki dengan judul Benny K Harman

Sumber: TribunWow.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved