Breaking News:

Tabungan Nasabah Tajir Kian Meningkat, Banyak yang Parkir Dana di Atas Rp 5 Miliar di Bank

"Sedangkan kenaikan pada deposito didorong oleh simpanan dari orang-orang tajir yang tidak bisa belanja"

Istimewa
Nasabah bank bjb dianjurkan untuk melakukan transaksi dari tanpa keluar dari kediaman masing-masing menggunakan rumah aplikasi bjb Digi. 

Berbeda dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk. Kenaikan simpanan dengan nominal Rp 5 miliar ke atas di bank ini justru terjadi pada tabungan dengan kenaikan sekitar 50 persen yoy. Sedangkan simpanan pada deposito malah turun.

Sampai akhir tahun, CIMB Niaga memproyeksikan simpanan nasabah tajir ini masih akan bergerak positif. Penopang pertumbuhan simpanan dengan nominal besar tersebut nasabah perorangan.

Menurut Lani Darmawan Direktur Konsumer CIMB Niaga, kenaikan simpanan nasabah tajir tersebut di tabungan kemungkinan karena lebih fleksibel ketika ingin melakukan penarikan dana.

Ingin Simpan Uang Di Bank? Berikut 5 Bank yang Menawarkan Bunga Deposito Tertinggi

"Alasannya mungkin kalau di tabungan bisa diambil kapan saja tanpa ada pinalti seperti pada deposito, meskipun nisbah dan bunganya lebih kecil," ujar Lani.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) juga mencatatkan hal serupa. Direktur Konsumer Bank BNI, Corina Leyla Karnalies mengatakan, simpanan nasabah konsumer banking perseroan untuk nominal di atas Rp 5 miliar tumbuh 10,3 persen dibandingkan akhir tahun lalu.

Menurutnya, penyebat kenaikan itu lantaran terjadi perubahan perilaku masyarakat akibat kondisi yang tidak menentu di tengah pandemi Covid-19.

Perubahan itu membuat banyak orang semakin rajin menyimpan uang di bank secara konvensional baik dalam bentuk tabungan dan deposito.

"Banyak masyarakat mengurangi konsumsi dan menyimpan uangnya di Bank. Hal ini masih akan terjadi sampai dengan akhir tahun 2020," kata Corina.

Faktor bunga bukan penyebab kenaikan itu. Bunga tabungan maupun deposito BNI dalam kurun waktu 3 bulan terakhir telah mengalami penurunan.

Corina menambahkan, nasabah korporasi maupun individu harus dapat menyiapkan aset yang likuid yang dapat dieksekusi sewaktu-waktu bila dibutuhkan di tengah ketidakpastian yang ada saat ini.

Kepala Riset Samuel Sekuritas Indonesia, Suria Dharma sependapat, banyaknya dana nasabah tajir parkir di tabungan bank karena nasabah menunda belanja.

Sementara bank masih susah menyalurkan kredit. Bunga deposito juga trennya menurun seiring tren bunga acuan yang melandai.  (kontan/dina mirayanti hutauruk)

Editor: Adityas Annas Azhari
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved