Breaking News:

Kurang dari Satu Jam 300 Ribu Durian Musang King Dibeli Warga Cina, Nilai Transaksi Rp 221 Miliar

Cina mengimpor 600.000 ton durian senilai 1,7 miliar dolar AS tahun lalu, dengan 7.700 ton durian senilai 67 juta dolar AS dari Malaysia

TRIBUN JABAR/HILDA RUBIAH
Bandung Culinary and Durian Festival di Plaza Trans Studio Mall Bandung, Senin (4/2/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, BEIJING -Total rekor 300.000 durian Musang King ludes terjual dalam waktu kurang dari satu jam dalam penjualan kilat online di Cina.

Melansir The Star, penjualan online Senin (5/10/2020) adalah bagian dari festival durian online Cina-Malaysia (Guangxi) 2020 di kota Qinzhou, China.

Dengan berat total sekitar 60 ton, durian terjual habis tepat dalam waktu 50 menit 48 detik dengan penjualan tercatat bernilai sekitar 61,2 juta ringgit Malaysia atau 14,7 juta dolar AS, yang setara dengan Rp 221 miliar (kurs Rp 14.734).

Wisata Kuliner di Akhri Pekan? Icip-icip Segarnya 3 Menu Manis Berbahan Dasar Durian Berikut ini

Penjualan rekor diumumkan pada peluncuran festival durian, yang dilakukan secara online dari tiga situs - di Qinzhou, di Kuala Lumpur, dan Raub, Pahang.

Utusan khusus Perdana Menteri Malaysia untuk Cina, Tiong King Sing, mengatakan dia yakin ekspor durian Malaysia ke Cina pada akhirnya akan berkontribusi pada perdagangan bilateral antara kedua negara.

Menurut statistik, Cina mengimpor 600.000 ton durian senilai 1,7 miliar dolar AS tahun lalu, dengan 7.700 ton durian senilai 67 juta dolar AS berasal dari Malaysia.

Kampung Sadalewih Tasikmalaya Diresmikan Jadi Kampung Durian

“Meskipun ada wabah Covid-19, saya yakin permintaan durian Malaysia tidak akan terancam,” katanya dalam pidato yang dibacakan oleh direktur dewan bisnis Malaysia-Cina, Datuk Fong Tian Yong pada acara di Kuala Lumpur.

“Kami harus terus meningkatkan jumlah ini untuk memberi manfaat bagi kedua negara dalam hal ekonomi, dan berbagi sumber daya, budaya, dan pengetahuan,” tambahnya.

Masih mengutip The Star, China mengimpor 3.200 ton pulp dan pasta durian beku dari Malaysia senilai 41 juta dolar AS pada 2018.

Wakil Ketua Cina-Malaysia Qinzhou Industrial Park, Datuk Beh Hang Kong, mengatakan, mereka sedang menjajaki kemungkinan mendirikan pangkalan durian Malaysia di kawasan industri di Cina.

Sadi, pedagang durian asal Desa Ujungberung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka.
Sadi, pedagang durian asal Desa Ujungberung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka. (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Dia mengatakan, pangkalan itu akan mencakup semuanya mulai dari rantai pasokan, logistik, pemrosesan, industri hilir hingga bazar durian permanen.

“Dari penelitian kami, hanya sekitar tiga persen penduduk Cina yang pernah mencoba durian Malaysia. Saya sangat yakin durian bisa menjadi ekspor besar bagi negara kita,” ujarnya seperti yang dilansir The Star. (kontan)

Editor: Adityas Annas Azhari
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved