Breaking News:

Warna Putih Kini Jadi Favorit Pembeli Motor Bekas

“Kalau warna favorit pembeli yang umum itu ada warna hitam, merah dan putih,” kata Nugroho

Kompas.com
Deretan motor bekas yang dijual (ilustrasi) 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA  - Tak hanya di sepeda motor baru, warna juga berpengaruh pada penjualan di bursa seken. Motor dengan warna tertentu lebih cepat terjual ketimbang warna lainnya.

Nugroho Dwi Prastiko, pemilik showroom motor bekas (mokas) Nugroho Motor, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, mengatakan, pada dasarnya konsumen mencari motor yang banyak di jalan atau warna netral.

“Kalau warna favorit pembeli yang umum itu ada warna hitam, merah dan putih,” kata Nugroho kepada Kompas.com, belum lama ini.

Daftar Motor Bekas Murah Harga di Bawah Rp 8 Jutaan, Tersedia Beragam Merk, Ada Motor Keluaran 2018

Kecuali katanya, jika merek tersebut punya warna ikonik. Sebut saja Kawasaki dengan warna hijau lime, atau Yamaha dengan warna biru tua, atau Suzuki dengan biru yang lain.

“Misalkan untuk pabrikan Kawasaki kan warna khasnya hijau, jadi yang paling cepat laku ya warna hijau. Kemudian Suzuki itu biru, kalau untuk produk lain warna biru juga kurang laku,” katanya.

Tampak seorang pemilik motor bekas sedang membenahi dan merawat motor bekas miliknya.
Tampak seorang pemilik motor bekas sedang membenahi dan merawat motor bekas miliknya. (TRIBUNJABAR.CO.ID/FASKO DEHOTMAN)

Nugroho mengatakan, dari beberapa warna motor warna putih yang lumayan stabil. Dulu warna putih dihindari tapi sekarang banyak dicari.

 “Sekarang banyak yang suka. Motor kalau warna putih terlihat auranya terpancar. Lebih mewah, awet bersih kecuali orang yang jorok jarang rawat motornya,” katanya.

Untuk beberapa varian warna motor punya daya tarik sendiri. Vespa 2-tak contohnya, warna-warna yang jarang di jalan, harganya berpotensi lebih tinggi.

ilustrasi motor bekas yang dijual di showroom
ilustrasi motor bekas yang dijual di showroom (gridoto.com)

"Misal Vespa Sprint warna orange. Entah di Indonesia waktu itu memang tidak banyak atau selera pada zaman itu tidak favorit, tapi sekarang dicari orang," kata Firdaus Ali, pemakai Sprint.  (kompas.com/gilang satria)

Editor: Adityas Annas Azhari
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved