Breaking News:

Covifor Mulai Dijual Bebas, Satu Vial Rp 3 Juta, Berhasil Baik Saat Diuji Coba Pasien Covid-19

Covifor (Remdesivir) Injection yang diproduksi oleh perusahaan farmasi asal India Hetero itu dipatok dengan harga Rp 3 juta per vial.

ISTIMEWA
ILUSTRASI. Proses produksi obat di Pabrik PT. Kalbe Farma Tbk (KLBF), Cikarang, Jawa Barat, Senin (2/5). 

Vidjong menambahkan, KLBF saat ini masih melakukan perhitungan berapa besar kebutuhan remdesivir dari seluruh wilayah di Indonesia.

Yang jelas, KLBF akan terus berkoordinasi dengan Hetero dan Amarox Global Pharma untuk memenuhi kebutuhan tersebut secara bertahap.

Asal tahu saja Covifor ini telah mengantongi Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia (BPOM).

Oleh karenanya, obat ini akan langsung didistribusikan ke rumah sakit.

Dalam kesempatan yang sama Dr. Erlina Burhan, tim pakar dokter gugus tugas nasional Covid-19, menjelaskan bahwa remdesivir ini berfungsi untuk menghambat replikasi virus.

Obat ini dapat mencegah pasien dari kondisi yang lebih parah, sehingga sistem imune pasien dapat kembali mengendalikan tubuh.

Remdesivir  sebelumnya berhasil untuk menangani pasien dengan virus Ebola.

Di berbagai negara, remdesivir juga diujicobakan untuk pasien Covid-19 dan memberikan hasil yang baik.

Oleh karena itu, Erlina berharap, ke depannya  obat ini bisa merata tersedia ke seluruh Indonesia dengan harga yang  terjangkau.

Berita telah tayang di Kontan.co.id, Kalbe Farma (KLBF) mulai distribusi Covifor, harganya Rp 3 juta per vial

Editor: Siti Fatimah
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved