Breaking News:

Antisipasi Tsunami, Puluhan Papan Penunjuk Jalur Evakuasi Tsunami di Sukabumi Sudah Terpasang

Untuk mengantisipasi hal itu, ternyata di pantai selatan Kabupaten Sukabumi, sudah terdapat puluhan papan petunjuk jalur evakuasi tsunami.

Editor: Ravianto
m rizal jalaludin/tribun jabar
Papan penunjuk jalur evakuasi jika ada tsunami di Sukabumi 

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Kabar hasil kajian Institut Teknologi Bandung (ITB) yang mengungkap potensi terjadinya tsunami setinggi 20 meter di pantai selatan Jawa, nampaknya masih menjadi sorotan.

Untuk mengantisipasi hal itu, ternyata di pantai selatan Kabupaten Sukabumi, sudah terdapat puluhan papan petunjuk jalur evakuasi tsunami.

Pembina Desa Tangguh Bencana (Destana) Kuswan Hermawan mengatakan, puluhan petunjuk jalur evakuasi itu telah dipasang oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

"Papan penunjuk disiapkan di wilayah atau titik-titik yang dianggap aman sebagai lokasi kumpul atau evakuasi. Seluruh penunjuk itu terpasang di sepanjang jalur pesisir pantai di kawasan Teluk Palabuhanratu, itu protapnya dari BNPB dilaksanakan oleh BPBD dan Destana," Kata Kuswan, Rabu (30/9/2020).

Ia menyebutkan, petunjuk jalur evakuasi tsunami itu terpasang di Desa Sangrawayang tiga titik, Desa Jayanti dua titik, Kelurahan Palabuhanratu tujuh titik, Desa Citepus delapan titik.

Desa Cikakak empat titik, Desa Karang Papak empat titik, Desa Cisolok empat titik, Desa Cikahuripan empat titik, Desa Pasirbaru tiga titik.

"Itu yang ada dalam catatan dan di bulan Oktober ini mau ada pemasangan jalur evakuasi dari kementrian PUPR. Papan petunjuk itu disiapkan di tempat atau  titik-titik yang dianggap aman sebagai lokasi kumpul atau evakuasi, semuanya terpasang sepanjang jalur pesisir pantai di kawasan Teluk Palabuhanratu, mulai dari kecamatan Simpenan hingga Kecamatan Cisolok," terangnya.

Ia mengimbau agar masyarakat tidak merusak papan petunjuk jalur evakuasi tersebut. Karena petunjuk itu bisa sangat membantu bagi warga ataupun wisatawan ketika bencana itu terjadi.

"Secara berkala kita pantau dan masyarakat diimbau agar menjaga barang tersebut, karena itu sangat membantu sebagai penunjuk arah evakuasi baik untuk warga sekitar ataupun untuk pendatang  wisatawan. Karena pihak BNPB dan BPBD, memasang rambu tersebut tentunya dengan perhitungan yang matang sebagai jalur untuk menyelamatkan diri dari gelombang tsunami apabila terjadi, sesuai hasil tim riset Institut Teknologi Bandung (ITB)," tuturnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved