Breaking News:

Pilkada Kabupaten Bandung

Pilkada Kabupaten Bandung, Nia-Usman Laporkan Dana Awal Kampanye 0 Rupiah, Yena-Atep Rp 100 Ribu

Di Kabupaten Bandung disepakati di angka Rp 25 Miliar untuk maksimal dana kampanye per pasangan calon

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Kurnia Agustin dan Usman Sayogi dapat nomor urut 1. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi AM

TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG- Laporan dana awal kampanye kepada KPU dari pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung nomor urut satu, Kurnia Agustina dan Usman Sayogi, yang diusung Partai Golkar dan Gerindra, hingga Selasa (29/9/2020), 0 rupiah.

Sedangkan untuk pasangan calon nomor urut dua, yakni pasangan Yena Iskandar Masoem dan Atep, yang diusung PDIP dan PAN, melaporkan dana awal kampanyenya sebesar Rp 100 ribu.

Adapun pasangan yang diusung PKB, PKS, Demokrat, dan Nasdem, yakni Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan yang mendapatkan nomor urut tiga, hingga kini mendaftarkan dana awal kampanye sebesar Rp 1 juta.

Bupati Cirebon Bakal Jewer Dinas yang Belum Salurkan Zakat Profesi ke Baznas

Laporan Dana Awal Kampanye tersebut, bisa diketahui melalui wesite,
https://kab-bandung.kpu.go.id/index.php/pengumuman/412-pengumuman-hasil-penerimaan-laporan-awal-dana-kampanye-ladk-peserta-pemilihan-bupati-dan-wakil-bupati-bandung.

Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya, terkait laporan dana awal semua pasangan calon tak ada masalah.

"Secara normatif semua lembar dokumen sudah melewati dan tidak ada masalah dari seluruh pasangan calon," ujar Agus, di Sekretariat PWI Kabupaten Bandung.

Sedangkan Divisi hukum dan pengawasan, Agus Hasbi Noor, menjelaskan lebih rinci, terkait jumlah maksimal dana kampanye.

Cara Membuat CV di Aplikasi HP Canva, Pencari Lowongan Kerja Wajib Tahu Biar Bisa Buat CV yang Baik

"Di Kabupaten Bandung disepakati di angka Rp 25 miliar (untuk maksimal dana kampanye per pasangan calon)," ujar Hasbi, saat dihubungi.

Hasbi mengungkapkan, Dana kampanye di Pilkada Kabupaten Bandung 2020, memang cukup besar.

"Karena mengingat jumlah pemilihnya yang besar dan wilayahnya luas, kemudian ada pertimbangan lain dari setiap pasangan calon terkait penggunaan dana kampanye," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved