Jumat, 5 Juni 2026

Makin Luas, Warung Kopi Manis Cirebon Kini Bisa Menampung Pengunjung Lebih Banyak

Kabar gembira bagi para pelanggan setia Warung Kopi Manis yang berada di Jalan Soekarno - Hatta,

Tayang:
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Ichsan
tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Makin Luas, Warung Kopi Manis Cirebon Kini Bisa Menampung Pengunjung Lebih Banyak 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kabar gembira bagi para pelanggan setia Warung Kopi Manis yang berada di Jalan Soekarno - Hatta, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Sebab, kedai kopi tersebut memperluas tempatnya sehingga bisa menampung pengunjung lebih banyak.

Pemilik Warung Kopi Manis, Anton Octavianto, mengatakan, sebelumnya kapasitas Warung Kopi Manis hanya 100 pengunjung, kini bertambah menjadi 150 pengunjung.

Menurut dia, penambahan kapasitas pengunjung itu dikarenakan dibangunnya Pendopo Sutan Syahrir di areal belakang Warung Kopi Manis.

Ribuan Santri, Guru dan Pegawai Ponpes Husnul Khotimah Kuningan, Besok Swab Test Massal

"Kami merespon keinginan pengunjung untuk menambah kapasitas Warung Kopi Manis," kata Anton Octavianto kepada Tribuncirebon.com, Senin (28/9/2020).

Warung Kopi Manis Cirebon .
Warung Kopi Manis Cirebon . (tribunjabar/ahmad imam baehaqi)

Pendopo Sutan Syahrir yang dapat menampung 50-an pengunjung itu dikhususkan untuk smoking area.

Bangunan pendoponya tampak sederhana dan hanya terdapat satu sisi yang ditutupi tembok dari kayu.

Sementara tiga sisi lainnya dibiarkan terbuka sehingga pengunjung berhadapan langsung dengan hamparan sawah.

Jika cuaca cukup cerah maka pengunjung juga bisa menikmati pemandangan Gunung Ciremai.

Meja dan kursi pengunjung juga tampak berderet rapih di Pendopo Sutan Syahrir tersebut.

"Banyak pengunjung anak-anak yang datang ke sini, sehingga kami pisahkan smoking area dan non smoking area," ujar Anton Octavianto.

Berita Persib, Lawan PSM Makassar, Skuat Maung Bandung Bertolak Lebih Cepat ke Yogyakarta

Sajian di Warung Kopi Manis Cirebon
Sajian di Warung Kopi Manis Cirebon (tribunjabar/ahmad imam baehaqi)

Ia mengatakan, pendopo pertama yang dibangun untuk tempat pengunjung menyantap aneka menu yang disajikan diberi nama Pendopo Adam Malik.

Pendopo Adam Malik itu berkapasitas 100 orang dan menyatu dengan dapur dan kasir.

Anton menyampaikan, Warung Kopi Manis masih konsisten mengusung konsep tradisional tempo dulu.

Dari mulai tempat duduk pengunjung hingga menu makanan dan minuman yang disajikan.

Bahkan, di dua pendopo di Warung Kopi Manis itupun terdapat hiasan lampu zaman dulu.

Sayur lodeh, semur jengkol, tempe, tahu, tauco, sambal, telur dadar, ikan asin, dan lainnya, tampak berjejer di atas meja sepanjang dua meter yang berada di Pendopo Adam Malik.

Para pengunjung bisa memilih dan mengambil sendiri makanan yang ingin disantapnya dari meja tersebut.

"Untuk range harganya terjangkau, dari mulai Rp 3.500 - Rp 20 ribu, tapi soal rasa boleh diadu," kata Anton Octavianto.

Anton mengakui di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang Warung Kopi Manis tetap mematuhi protokol kesehatan.

Bisa Tingkatkan Kepuasaan Seksual, Ini Manfaat Cudding dengan Pasangan yang Jarang Diketahui

Saat ini, pihaknya membatasi pengunjung hanya 80 orang meski kapasitas maksimalnya mencapai 150 orang.

Pembatasan pengunjung tersebut dilakukan agar para pengunjung dapat menjaga jarak.

Di pintu masuk Warung Kopi Manis juga terlihat wastafel yang dilengkapi sabun antiseptik.

Para pengunjung yang datang diwajibkan memakai mencuci tangan sebelum memasuki Warung Kopi Manis.

"Pengunjung wajib pakai masker saat berada di Warung Kopi Manis, kecuali saat makan dan minum," ujar Anton Octavianto.

Warung Kopi Manis sendiri buka setiap Senin - Sabtu dari pukul 06.00 WIB - 21.00 WIB dan Minggu dari pukul 06.00 WIB - 19.00 WIB.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved