Breaking News:

Kepala ATR/BPN Majalengka Sebut Bidang Tanah di Majalengka Banyak yang Belum Bersertifikat

Pensertifikatan tanah jika dikerjakan setiap tahun dengan jumlah yang sama diperkirakan baru akan selesai 10 tahun kedepan.

Tribun Jabar/ Eki Yulianto
Kepala Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Majalengka, Dedi Purwadi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Kurangnya kesadaran masyarakat atas pentingnya penyertifikatan bidang tanah menjadi penyebab rendahnya presentase jumlah sertifikat kepemilikan tanah yang ada di Kabupaten Majalengka.

Hal itu diungkapkan Kepala Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Majalengka, Dedi Purwadi saat dikonfirmasi Tribuncirebon.com, Jumat (25/9/2020).

Menurut dia, saat ini masih sangat besar bidang tanah di Kabupaten Majalengka yang belum bersertifikat.

Gasak Baterai Tower Indosat dan Tri, Begini Cara Pelaku Mencuri Barang Itu

Termasuk, tanah milik Pemerintah Kabupaten Majalengka yang belum disertifikatkan seluruhnya.

"Dari jumlah 700 ribu bidang tanah yang ada, baru 25 persen saja yang bersertifikat, sisanya masih AJB (Akta Jual Beli) bahkan hanya SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang)," ujar Dedi.

Masih dikatannya, pensertifikatan tanah jika dikerjakan setiap tahun dengan jumlah yang sama diperkirakan baru akan selesai 10 tahun kedepan.

Itupun jika tidak ada kendala seperti tahun ini adanya musibah Covid-19.

"Tahun ini sedianya ada program pensertifikatan tanah sebanyak 69 ribu bidang tanah, namun karena terkendala pandemi akhirnya hanya memiliki target sebanyak 40.000 bidang, sisanya baru ditargetkan tahun depan," ucapnya.

Disdagin Kota Bandung Kirim Produk UMKM ke New Zealand

Menurut dia, ada sejumlah kendala untuk penyelesaian pensertifikatan tanah milik warga, di antaranya masyarakat masih belum menganggap penting terhadap bukti sah kepemilikan.

Halaman
123
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved