Breaking News:

Banjir Bandang Sukabumi, Bantuan Logistik Sudah Cukup, yang Kurang Masker

Berdasarkan data yang tercatat tim logistik lanjut dia, bantuan yang telah diterima tersebut yaitu terdiri bantuan siap saji, selimut, bahan dandang p

tribunjabar/fauzi noviandi
Suherli Mengelus Dada, Bangunan Baru Miliknya Dihantam Banjir Bandang, Kini Rata dengan Tanah 

Laporan Kontributor Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi memastikan bantuan logistik bagi korban terdampak banjir bandang telah mencukupi untuk beberapa hari kedepan.

Namun pihaknya hingga saat ini masih membutuhkan bantuan sejumlah masker, untuk warga terdampak, tim gabungan dan sejumlah relawan yang menangani banjir bandang di Cicurug. ( banjir bandang sukabumi bantuan logistik sudah cukup )

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani, mengungkapkan, terjadinya bencana banjir bandang ini membuat sejumlah eleman ikut berempati, dan mengirim beberapa batuan.

"Semenjak awal terjadinya banjir bandang bantian dari berbagai pihak, seperti TNI/Polri kelompok komunitas, dan warga dari luar daerah pun terus berdatangan," katanya pada wartawan saat diwawancarai di Posko Bencana, Cibuntu, Cicurug, Jumat, (25/9/2020).

Berdasarkan data yang tercatat tim logistik lanjut dia, bantuan yang telah diterima tersebut yaitu terdiri bantuan siap saji, selimut, bahan dandang pangan dan selimut serta tikar.

"Secara keseluruhan bantuan sudah tercukupi, namun yang kurang itu, ialah masker, karena memang sangat dibutuhkan, baik itu untuk petugas maupun masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan," katanya

Selain itu, Anita mengatakan, bantuan obat-obatan bagi warga yang terdampak saat ini sudah tercukupi yang sebelumnya sangat kekurangan.

"Iya sebelumnya kita kekurangan obat-obatan, tapi saat ini obat-obatan sudah terpenuhi, karena banyak relawan yang membawa beberapa jenis obat," katanya

Ia menambahkan, saat ini ada dua tim dari Puskesmas terdekat yang siaga selama 24 jam untuk menangani warga sakit.

"Namun apabila terdapat warga yang sakit parah dan harus dibawa ke Rumah Sakit, kita siap untuk melakukan evakuasi ke RS terdekat," ucapnya

Penulis: Fauzi Noviandi
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved