Rabu, 22 April 2026

Peserta CPNS Sumedang yang Positif Covid-19 Diizinkan Ikut Tes SKB di Ruangan Khusus

Dua peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2019 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ichsan
istimewa
ilustrasi tes CPNS 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dua peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2019 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang yang terkonfirmasi positif Covid-19 masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

Dua peseta CPNS itu merupakan seorang perempuan asal Kecamatan Cimalaka dan laki-laki asal Kecamatan Sumedang Selatan. Saat ini keduanya masih menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Iwa Kuswaeri mengatakan, karena keduanya OTG pihak panitia pun mengizinkan mereka untuk tetap mengikuti Seleksi Komptensi Bidang (SKB).

Wali Kota Bandung Izinkan Digelar Pertandingan Sepak Bola dan Bola Basket Saat Pandemi Covid-19

"Iya, mereka tetap bisa mengikuti tes, tapi berbeda ruangan dengan peserta lain untuk mencegah penyebaran (virus Corona)," ujarnya saat ditemui Tribun Jabar di Gedung Negara, Kabupaten Sumedang, Kamis (24/9/2020).

Kedua peserta yang positif Covid-19 tersebut mengikuti tes SKB di Kantor Regional (Kanreg) III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bandung pada 21 September 2020.

"Mereka tetap mengikuti tes, karena panitia tidak bisa menggugurkan peserta yang positif Covid-19," kata Iwa.

Diberitakan sebelumnya, Kasubid Pengadaan dan Pensiun BKPSDM Kabupaten Sumedang, Asep Darussalam mengatakan, kedua peserta tersebut memang mengikuti SKB, tetapi mereka melaksanakan tesnya di ruangan khusus.

Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020, Begini Abu Bakar Sidik dan Sirojudin Maknai Nomor Urut Tiga

"Keduanya, tetap dilayani (tes SKB) karena sudah ada surat edaran dari BKN agar peserta yang positif tetap bisa mengikuti tes," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar, Rabu (23/9/2020).

Asep mengatakan, kedua peserta yang positif Covid-19 itu mengikuti tes SKB di ruangan yang berbeda dengan peserta yang lainnya. Hal itu, dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

"Jadi, mereka itu tesnya sendiri atau berpisah dengan peserta yang lain. Tetap diizinkan selama ruangannya memungkinkan," kata Asep.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved