Selasa, 19 Mei 2026

Virus Corona di Jabar

Dalam Sehari, Kasus Positif Covid-19 di Kota Cimahi Bertambah 11 Orang

Rinciannya, dari 302 orang, 234 orang telah dinyatakan sembuh, 61 orang terpapar positif aktif, dan 7 orang meninggal dunia.

Tayang:
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI-Petugas medis melakukan swab test mengambil sampel cairan dalam hidung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Hanya dalam sehari, kasus penyebaran Covid-19 di Kota Cimahi bertambah. Hal tersebut merupakan data dari Pusat Informasi Covid-19 Cimahi (PICC) pada Kamis (24/9/2020) pukul 15.21 WIB.

Ada penambahan 11 orang yang terpapar virus Corona di Kota Cimahi. Hingga saat ini (24/9/2020) ada 302 orang yang terkonfirmasi positif di Kota Cimahi.

Rinciannya, dari 302 orang tersebut, 234 orang telah dinyatakan sembuh, 61 orang terpapar positif aktif, dan 7 orang meninggal dunia.

Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020, Begini Abu Bakar Sidik dan Sirojudin Maknai Nomor Urut Tiga

Jika dibandingkan dengan data pada Rabu (23/9/2020) jumlah yang terkonfirmasi positif ialah 291 orang. 234 orang sembuh, 50 orang positif aktif dan 7 orang meninggal dunia. Ada penambahan 11 orang dalam satu hari yang positif aktif di Kota Cimahi.

Sementara, jumlah orang yang dinyatakan suspek sebanyak 1.304 orang. Rinciannya, 106 orang masih dalam isolasi dan perawatan dan 1.198 sudah selesai diisolasi dan usai dirawat.

Berdasarkan data dari Pusat Informasi Covid 19 Cimahi (PICC) pada Kamia (24/9/2020) pukul 15.21 WIB, bahwa ada 8.478 orang yang menjalin kontak erat di Cimahi. Sebanyak 435 orang masih diisolasi, dan 8.043 sudah selesai menjalankan isolasi.

Antisipasi kepergian Mesut Oezil, Arsenal Ingin Datangkan Philippe Coutinho

Sementara untuk kasus "probable" atau orang yang menunjukkan gejala ISPA berat namun belum ada hasil yang pasti menunjukkan dirinya positif, tidak ada yang dalam perawatan atau isolasi dan tidak ada yang selesai proses perawatan (probable discerded) di Kota Cimahi berdasarkan data yang dilansir di PICC.

Namun, berdasarkan data PICC, 5 orang meninggal dalam tahap probable. Kasus probable, yaitu orang yang diyakini sebagai suspek dengan ISPA berat atau gagal nafas akibat aveoli paru-paru penuh cairan (ARDS) atau meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan Covid-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR.

Antisipasi kepergian Mesut Oezil, Arsenal Ingin Datangkan Philippe Coutinho

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved