Breaking News:

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pacu UMKM Optimalkan Transaksi via Digital Marketing

Penjualan secara offline menurun. Makanya kami bekerja sama dengan Bli bli, Grab, dan kali ini dengan Tokopedia untuk memasarkan barang dan kuliner

tribunjabar.id/nazmi abdurahman
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung kembali menggelar pelatihan optimalisasi digital marketing, 22-23 September 2020. Pelatihan sebagai upaya mendorong roda perekonomian Kota Bandung terus bergerak di masa pandemi Covid-19.

Pelatihan digelar di dua lokasi, yakni di Hotel Arya Duta dengan 80 peserta berasal dari pelaku usaha dan di Hotel Grand Pasundan dengan 40 peserta yang merupakan binaan PKK.

Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah, mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk mendorong para pelaku usaha agar bisa masuk ke perdagangan online melalui marketplace. Pasalnya, tren usaha di masa pandemi Covid-19 ini semua bergerak di online.

“Penjualan secara offline menurun. Makanya kami bekerja sama dengan Bli bli, Grab, dan kali ini dengan Tokopedia untuk memasarkan barang dan kuliner,” kata Elly.

Ia mengatakan, tahun 2020 ini Disdagin menargetkan menggelar sejumlah pelatihan dengan total peserta 480 pelaku usaha. Pelatihan tersebut telah menjaring 400 pelaku usaha termasuk juga binaan PKK.

“Para peserta diberikan pengetahuan tentang cara memasarkan produknya melalui media online. Mulai dari memasarkan di marketplace hingga di media sosial seperti Whastapp, Instagram, dan Facebook. Hal itu agar produk para pelaku usaha bisa semakin dikenal luas,” ujar Elly.

“Jika telah dikenal harapannya penjualan bisa semakin meningkat,” katanya.

Salah seorang peserta, Rina Sulaeman, mengaku memperoleh banyak pengetahuan dari pelatihan tersebut. Menurutnya, ada hal-hal baru yang bisa mendongkrak penjualan usaha kulinernya.

“Pelatihan ini memberikan trik-trik bagaimana cara agar produk kita lebih dikenal. Dan ternyata tidak terlalu sulit dilakukan. Sangat bermanfaat pelatihannya,” ujar Rina. (*)

Penulis: Tiah SM
Editor: Darajat Arianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved