Breaking News:

Update Kapal China Arogan Ingin Kuasai Perairan Natuna, Menteri Jokowi Panggil Wakil Dubes Tiongkok

Update Kapal China Arogan Ingin Kuasai Perairan Natuna, Menteri Jokowi Panggil Wakil Dubes China, Tegas Tolak Klaim China

Kompas.com/(DOK TNI)
ILUSTRASI - Update Kapal China Arogan Ingin Kuasai Perairan Natuna, Menteri Jokowi Panggil Wakil Dubes China, Tegas Tolak Klaim China 

Update Kapal China Arogan Ingin Kuasai Perairan Natuna, Menteri Jokowi Panggil Wakil Dubes China, Tegas Tolak Klaim China

Beberapa waktu lalu kapal China memasuki wilayah perairan Natuna Indonesia.

Meski sudah diusir, kapal China tetap diam di sana, seolah menantang petugas Bakamla yang sedang patroli.

Kemarin, Kementerian Luar Negeri Indonesia memanggil wakil Duta Besar Tiongkok dan mengatakan dengan tegas menolak klaim China.

//

TRIBUNJABAR.ID - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah menyatakan, pemerintah Republik Indonesia (RI) dengan tegas menolak klaim nine dash line oleh China.

Karena itu, ia memastikan wilayah perairan yang dilalui kapal coast guard China di perairan Natuna pada 12 September merupakan wilayah sah Indonesia sebagai zona ekonomi eksklusif (ZEE).

"Pada 13 September Kementerian Luar Negeri RI memanggil Wakil Dubes RRT (Republik Rakyat Tiongkok) di Jakarta," kata Faizasyah dalam konferensi pers virtual, Kamis (17/9/2020).

Kapal Cina yang Ngeyel Akhirnya Diusir dari Natuna, Bakamla Sempat Bersitegang dengan Coast Guard

"RI menolak tegas dan tidak mengakui klaim nine dash line Tiongkok. Titik kejadian berada di dalam yurisdiksi ZEE Indonesia yang sah dan berdasarkan perjanjian internasional UNCLOS 1982," lanjut dia.

Sebelumnya diberitakan, Kapal KN Pulau Nipah-321 milik Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia mengusir kapal coast guard China yang memasuki wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia, tepatnya di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau, Senin (14/9/2020).

Halaman
12
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved