Breaking News:

SMS Penawaran Produk Berseliweran, KKI Minta BRTI Bikin Regulasi karena Tanpa Persetujuan Pengguna

Belakangan ini banyak sekali SMS yang masuk ke nomor telepon dan dikeluhkan masyarakat. SMS itu kebanyakan mengenai promosi produk.

Dokumentasi Tribun Jateng
Ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID - Belakangan ini banyak sekali SMS yang masuk ke nomor telepon dan dikeluhkan masyarakat. SMS itu kebanyakan mengenai promosi produk selain penawaran pinjaman.

Mengenai maraknya SMS itu, Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) mendesak agar Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menerbitkan regulasi tentang SMS penawaran yang banyak dikeluhkan masyarakat.

Ketua KKI, David Tobing, mengatakan, desakan ini muncul akibat maraknya SMS penawaran yang dikirimkan kepada pelanggan operator seluler tanpa persetujuan pengguna.

"Kami minta agar ada aturan yang mengikat para pelaku usaha jasa telekomunikasi agar menghentikan SMS penawaran yang tidak sesuai dengan prinsip perlindungan konsumen, bila perlu dikenakan sanksi tegas kepada pelaku usaha yang melanggar," jelas David.

Dalam keterangan resminya, KKI mengatakan hampir semua pengguna seluler dibanjiri SMS promosi, baik yang dikirim langsung oleh operator seperti nada sambung pribadi (NSP) maupun dari pihak ketiga yang menawarkan aneka produk seperti makanan, elektronik, properti, perbankan, dan sebagainya.

SMS promosi juga diketahui dikirimkan ke pengguna, apabila memasuki suatu kawasan pusat perbelanjaan.

David mengatakan desakan regulasi tidak terbatas pada prmosi berbentuk SMS saja, namun juga yang dimunculkan melalui iklan pop-up.

Ia menduga ada semacam keja sama antara operator seluler dan pihak ketiga untuk menjual kartu prabayar berharga murah, yang di dalamnya berisi bundling promosi dari pihak ketiga.

Promosi-promosi itu dikirim ke pengguna yang telah membeli kartu prabayar tersebut melalui SMS penawaran.

"Saya menduga untuk kartu-kartu prabayar yang diskon atau promo ada kerja sama dengan merchant-merchant," katanya melalui sambungan telepon, Selasa (22/9/2020).

Halaman
12
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved