Jumat, 17 April 2026

Ini 13 Hotel di Kota Bandung yang Siap Menampung Pasien Covid-19

Terus meningkatnya penyebaran covid-19 di Kota Bandung memaksa pemerintah untuk bergerak cepat

Penulis: Cipta Permana | Editor: Ichsan
ISTIMEWA
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Terus meningkatnya penyebaran covid-19 di Kota Bandung memaksa pemerintah untuk bergerak cepat melakukan antisipasi sejak dini, termasuk menyediakan ruang isolasi bagi perawatan pasien covid-19.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Ema Sumarna mengatakan, angka okupansi ruang isolasi atau tempat tidur bagi pasien yang terinfeksi covid-19 di sejumlah rumah sakit Kota Bandung mengalami peningkatan, dengan presentase mencapai 45,87 persen dari total 460 tempat tidur di 27 rumah sakit.

"Sekarang ini kesehatan lebih berat, sekarang di rumah sakit saja mulai ada penambahan jumlah fasilitas yang ada mulai naik di angka 45,87 persen, untuk masyarakat yang terpapar," ujarnya di Balaikota Bandung, Selasa (22/9/2020).

Dengan angka tersebut, Ema meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya antisipasi penyebaran covid-19 yang semakin tidak terkendali.

LINK Live Streaming Konser Sosial Media LIDA 2020 Malam Ini, Lesti dan Rizki Billar Masuk Nominasi

"Kita jangan sampai kewalahan dan jangan sampai over kapasitas. Saya gak membayangkan mau gimana kalau semakin tidak terkendali," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat, Herman Muchtar mengatakan, sebanyak 13 hotel, mulai dari bintang 2 hingga bintang 4 di Kota Bandung telah siap difungsikan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

Hotel-hotel tersebut, nantinya tidak hanya melayani warga Kota Bandung, melainkan juga warga dari daerah-daerah sekitar yang membutuhkan perawatan karena terpapar covid-19.

“Tugas kami mengumpulkan nama-nama hotel lalu melengkapi setiap data yang dibutuhkan. Proses seleksi dan pelatihan sepenuhnya kewenangan Satgas (Satuan Tugas Penanganan Covid-19),” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (22/9/2020).

Habiskan Rp 16 Miliar di Tahap Satu, Penataan Alun-alun Sumedang Dilanjutkan, Biaya Rp 2,5 Miliar

Menurutnya, program penggunaan hotel sebagai tempat isolasi merupakan bagian dari program pemerintah pusat. Adapun, seluruh biaya perawatan pasien ditanggung oleh pemerintah.

Herman menjelaskan, beberapa hotel yang telah siap menjadi tempat isolasi covid-19 di Kota Bandung meliputi, Grand Asrilia Hotel Convention & Restaurant meliputi 292 kamar; Meize Hotel, 100 kamar; Green Batara, 63 kamar; Dago Highland Resort Hotel (63); Pratidia Hotel (17); Pop! Festival Citylink (174) Emia Hotel (24); Sukamulya Hotel (26); Mawar Hotel (38); Ersada Hotel (28).

“Tambah baru Hotel Cinamon dan Hotel Sukajadi. Datanya masuk hari ini,” ucapnya.

Herman menjelaskan, dari data ke-13 hotel tersebut, total kapasitas daya tampung hotel isolasi ini mencapai 917 kamar. Jumlahnya akan bertambah seiring penambahan jumlah hotel yang didaftarkan sebagai hotel isolasi Covid-19.

Cerita Ibu Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi di Kalibata City, Kaget Luar Biasa Lihat di Televisi

Ia menambahhkan, selain 13 hotel di Kota Bandung, PHRI Jawa Barat juga menyodorkan dua nama hotel lainnya yang berlokasi di kawasan Bandung Raya dengan total daya tampung mencapai 302 kamar yaitu, Antik Hotel Soreang, Kabupaten Bandung (112) dan Grand Hotel Lembang, Kabupaten Bandung Barat (90).

"Kami berharap dengan ketersediaan hotel-hotel ini, pemerintah juga masyarakat tidak perlu khawatir akan tidak tidak tersedianya sarana perawatan bila hasil pemeriksaannya dinyatakan harus menjalani isolasi mandiri," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved