Selasa, 19 Mei 2026

Virus Corona di Jabar

KABAR BAIK, Sudah 223 Pasien Covid-19 di Kota Cimahi Dinyatakan Sembuh

Selebihnya, 52 orang masih terkonfirmasi positif aktif dan 7 orang meninggal dunia akibat Covid-19.

Tayang:
(Shutterstock)
Ilustrasi: perawatan pasien yang positif terinfeksi virus corona 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Kabar baik datang dari Kota Cimahi. Dari 282 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cimahi, 223 orang diantaranya dinyatakan sembuh dari Covid - 19.

Data tersebut dikeluarkan Pusat Informasi Covid-19 Cimahi (PICC) pada Sabtu (19/9/2020) pukul 11.10 WIB.

Selebihnya, 52 orang masih terkonfirmasi positif aktif dan 7 orang meninggal dunia akibat Covid-19.

Fakta Terbaru Suami Tega Bacok Istri di Indramayu, Cemburu Pada Ponakan yang Masih SMA

Jika dibandingkan pada Jumat 18 September 2020, ada 278 orang terkonfirmasi positif di Kota Cimahi. 57 orang masih terkonfirmasi aktif Covid-19, 199 orang dinyatakan telah sembuh, dan 7 orang meninggal dunia.

Sementara, jumlah orang yang dinyatakan suspek sebanyak 1.267 orang. Rinciannya, 71 orang masih dalam isolasi dan perawatan dan 1.196 sudah selesai diisolasi dan usai dirawat.

Berdasarkan data dari Pusat Informasi Covid 19 Cimahi (PICC) pada Sabtu (19/9/2020) pukul 11.10 WIB, bahwa ada 8.390 orang yang menjalin kontak erat di Cimahi. Sebanyak 400 orang masih diisolasi, dan 7.990 sudah selesai menjalankan isolasi.

Sementara untuk kasus "probable" atau orang yang menunjukkan gejala ISPA berat namun belum ada hasil yang pasti menunjukkan dirinya positif, tidak ada yang dalam perawatan atau isolasi dan tidak ada yang selesai proses perawatan (probable discerded) di Kota Cimahi berdasarkan data yang dilansir di PICC.

GOOOL, WANDER LUIZ Persib Bandung Cetak Gol ke Gawang Bandung United, Gol Imbang Babak Pertama

Namun, berdasarkan data PICC, 4 orang meninggal dalam tahap probable. Kasus probable, yaitu orang yang diyakini sebagai suspek dengan ISPA berat atau gagal nafas akibat aveoli paru-paru penuh cairan (ARDS) atau meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan Covid-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved