Sabu-sabu 13 Kg yang Diamankan dari Kolong Bodi Bus AKAP Diduga Akan Diedarkan di Tasikmalaya

Petugas terpaksa meminta bantuan jasa las untuk membongkar posisi karung berisi sabu di kolong bodi bus tersebut.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Ravianto
istimewa
Sabu-sabu seberat 13 kg sempat diamankan di Mapolsek Rajapolah, Polresta Tasikmalaya, Rabu (16/9/2020) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Sabu-sabu seberat 13 kg hasil penggerebekan di bus Antar Kota Antar Provinsi atau AKAP, Pelangi jurusan Medan-Tasikmalaya, Rabu (16/9) sore, diduga untuk diedarkan di wilayah Tasikmalaya.

Sabu-sabu yang dibagi dalam 13 paket bungkus teh Cina warna hijau dan dimasukkan ke dalam karung itu, diamankan ke kantor BNN Jabar di Bandung.

"Benar, kami telah menggerebek bus jurusan Medan-Tasikmalaya pembawa sabu-sabu yang diduga akan diedarkan di Tasikmalaya, di jalan raya Rajapolah," kata Ketua BNN Jabar, Brigjen Pol Sufyan Syarif.

Bus Pelangi BL 7308 AK yang datang dari arah Bandung menuju Tasikmalaya, disergap petugas gabungan BNNP, BNN Jabar dan BNN Tasikmalaya dibantu Polsek Rajapolah, Rabu (16/9) sekitar pukul 15.00.

Petugas yang menghentikan bus langsung melakukan penggerebekan.

Disembunyikan di Kolong Bus

Sabu-sabu ternyata disembunyikan di bawah lantai jok depan, dekat tuas perseneling.

Petugas terpaksa meminta bantuan jasa las untuk membongkar posisi karung berisi sabu di kolong bodi bus tersebut.

Petugas kemudian mengamankan bus, sabu-sabu serta tiga orang yang ada di dalam bus.

Bus Pelangi jurusan Medan-Tasikmalaya yang tengah melaju di jalan raya Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, digerebek petugas BNN.

Dalam penggeledahan yang dilakukan secara detail, di dalam bus bernopol BL 7308 AK itu, petugas menemukan sabu-sabu seberat sekitar 13 kg yang dimasukkan ke dalam karung.

Kepala BNN Jabar, Brigjen Pol Sufyan Syarif, membenarkan hal itu.

Ia menyebut, penggerebekan dilakukan di jalan nasional Bandung-Tasikmalaya, tepatnya di jalan raya Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (16/9) sore.

"Penggerebekan juga melibatkan BNNP dan BNN Tasikmalaya. Begitu bus Pelangi melintas langsung kami sergap," kata Sufyan.

Dalam aksi penggerebekan itu, petugas gabungan mengamankan tiga orang.

Namun identitasnya belum dirilis.

Ketiganya berikut barang bukti 13 kg sabu-sabu termasuk bus Pelangi BL 7308 AK sempat diamankan di Mapolsek Rajapolah, Polresta Tasikmalaya.

Setelah menjalani identifikasi, seluruh barang bukti itu langsung dibawa oleh para petugas BNN. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved