Breaking News:

Komisi VIII DPR RI Minta Gencarkan Sosialisasi Graduasi KPM PKH, Masih Banyak yang Salah Pengertian

Bagi KPM PKH yang memutuskan mengundurkan diri juga tetap mendapat pendampingan pemerintah.

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Mensos RI, Juliari P Batubara, saat menyampaikan sambutan dalam Graduasi KPM dan Rekonsiliasi Nasional PKH di Aston Cirebon Hotel & Convention Center, Jalan Brigjend Dharsono, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Kamis (17/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, meminta sosialisasi graduasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) digencarkan.

Pasalnya, tidak sedikit masyarakat yang menganggap graduasi KPM PKH ialah dikeluarkan secara sepihak.

Karenanya, menurut dia, sosialisasi tersebut harus digencarkan untuk memberikan pemahaman masyarakat sehingga tidak salah kaprah.

Ratusan Guru Honorer Hadiri Rakorda FHPI Kabupaten Sukabumi

"Padahal, keputusan graduasi itu dari KPM sendiri, mereka mengundurkan diri secara sukarela," kata Selly Andriany Gantina saat ditemui usai Graduasi KPM dan Rekonsiliasi Nasional PKH di Aston Cirebon Hotel & Convention Center, Jalan Brigjend Dharsono, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Kamis (17/9/2020).

Ia mengatakan, bagi KPM PKH yang memutuskan mengundurkan diri juga tetap mendapat pendampingan pemerintah.

Selain itu, pihaknya menilai kesadaram untuk graduasi bagi KPM PKH juga masih perlu ditingkatkan.

Agar penerima program PKH yang sudah sejahtera bisa digantikan warga lainnya yang layak menerima program tersebut.

Sering Digigit Nyamuk? Mungkin Anda Sering Konsumsi Minuman Ini, Cek Penyebab Lainnya

"Kesadaran ini juga penting sehingga tujuan pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan segera tercapai," ujar Selly Andriany Gantina.

Sementara Menteri Sosial RI, Juliari P Batubara, mengatakan, hingga Agustus 2020 terdapat 711126 KPM PKH yang telah mengundurkan diri.

Jumlah tersebut merupakan 71,1 persen dari target 1 juta KPM yang digraduasi pada tahun ini.

Rata-rata mereka mengundurkan diri karena merasa sudah mampu secara ekonomi.

"KPM yang mengundurkan diri itupun telah mengembalikan kartu keluarga sejahtera (KKS)," kata Juliari P Batubara.

Sering Digigit Nyamuk? Mungkin Anda Sering Konsumsi Minuman Ini, Cek Penyebab Lainnya

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved