Breaking News:

2 Ibu Hamil Termasuk Jadi Korban Kecelakaan Truk Seruduk Angkot di Sukabumi

Sementara itu, menurut salah seorang korban, Yani (40), saat kejadian dirinya duduk di kursi belakang sopir angkot.

Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Kondisi angkot yang diseruduk truk di Ciawun, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (17/9/2020). 

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Korban kecelakaan Angkot bernomor polisi F-1977-QL, jurusan Palabuhanratu-Citarik, yang diseruduk truk bernomor polisi F-8024-QL di Jalan Raya Pelabuhan Ratu / Jalan Nasional III.

Tepatnya di Kampung Ciawun, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Palabuhanratu. ( ibu hamil termasuk jadi korban kecelakaan truk seruduk angkot )

Informasi dihimpun, ada empat orang korban yang mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.

"Ada empat orang dibawa ke Rumah Sakit Palabuhanratu," ujar Jaka (60), sopir angkot yang terlibat kecelakaan, Kamis (17/9/2020).

Sementara itu, menurut salah seorang korban, Yani (40), saat kejadian dirinya duduk di kursi belakang sopir angkot.

Saat itu ia hendak pergi ke Puskesmas Citarik. Di dalam angkot tersebut, kata Yani, ada dua orang penumpang sedang hamil.

"Saya mau ke Puskesmas. Yang depan yang ngandung, saya melihat kedepan, gak tahu di belakang ada yang nyeruduk. Gak tahu, pas saya sadar saya sudah ada di rumah sakit. Aku duduknya pas belakang sopir, semua yang ada di angkot empat orang, satu orang anak kecil, jadi lima," jelas Yani kepada wartawan di IGD RSUD Palabuhanratu.

Yani merinci, ada dua orang penumpang di dalam angkot sedang hamil yang menjadi korban, serta seorang perempuan lanjut usia yang mengalami patah tulang akibat kejadian tersebut.

"Yang hamil dua orang, si nenek itu patah tulang, sama saya satu orang. Kondisi angkot sedang melaju pelan-pelan. Kalau saya hanya syok sama sakit pinggang," ucapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Tribunjabar.id belum mendapatkan identitas korban yang sedang hamil dan nenek patah tulang. Serta belum menerima keterangan dari dokter.* (M Rizal Jalaludin)

Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved