Breaking News:

Tangan dan Kaki Terserang Gejala Stroke, tapi Basrudin Tetap Keliling Dorong Gerobak Jualan Siomay

Saat melintas di satu jalan raya di daerah Purwakarta, Jawa Barat, anggota DPR RI Dedi Mulyadi menemukan

istimewa
Tangan dan Kaki Terserang Gejala Stroke, tapi Basrudin Tetap Keliling Dorong Gerobak Jualan Siomay 

TRIBUNJABAR.ID - Saat melintas di satu jalan raya di daerah Purwakarta, Jawa Barat, anggota DPR RI Dedi Mulyadi menemukan seorang penjual siomay tengah mendorong gerobaknya di pinggir jalan.

Namun ada yang aneh saat penjual siomay itu berjalan. Langkah kakinya tidak normal, seperti dipaksa diseret.

Dedi Mulyadi lalu menghentikan laju mobilnya dan turun menghampiri penjual siomay itu.

Ternyata saat dilihat dari dekat penjual siomay bernama Basrudin itu memang tangan dan kakinya bergetar.

Saat ditanya Dedi Mulyadi, Basrudin mengaku memiliki penyakit darah tinggi. Dan tangan serta kaki bergetar itu merupakan gejala stroke.

Sebelum Positif Covid-19, Eks Bupati Indramayu Hanya Dikunjungi Pengacaranya

Dedi lalu mengajak Basrudin untuk berobat ke dokter. Basrudin mengaku memiliki tiga anak dan lima cucu. Ia berasal dari Bantarujeg, Majalengka.

Dalam perbicangan di dalam mobil kemudian terungkap, Basrudin hanya menjual siomay milik orang lain.

Basrudin diperiksa oleh dokter
Basrudin diperiksa oleh dokter (istimewa)

Ia mendapatkan bagian penghasilan 30 persen dari penjualan.

Meski begitu bos tempatnya bekerja bisa dibilang cukup baik karena memberi makan dua kali sehari plus uang Rp 10 ribu, diluar penghasilan dari menjual siomay.

Rata-rata dalam sehari Basrudin mendapatkan uang Rp 30-Rp 50 ribu dari jualan siomay secara keliling itu.

Ia mengaku bosan diam di rumah dan butuh buat makan keluarganya, sehingga meski sakit gejala stroke tetap jualan siomay.

Menurut Basrudin, gejala stroke ini akibat dulu setiap hari menggiling cabai dan kacang memakai tangan saat bekerja di Pulau Natuna.

Selain Kasus Syekh Ali Jaber, Ini Rekam Penyerangan Terhadap Pemuka Agama, Pernah Terjadi di Jabar

Setelah diperiksa oleh dokter dan diberi obat, Basrudin pun dibekali sejumlah uang oleh Dedi Mulyadi.

"Sekarang bapak bisa istirahat dulu. Obatnya diminum bisar cepat sembuh," kata Dedi Mulyadi kepada Basrudin.

Video pertemuan antara Dedi Mulyadi dengan Basrudin, sang penjual siomay ini  kemudian diunggah ke akun media sosial dan channel youtube Kang Dedi Mulyadi dan mendaptkan respons  positif dari warganet.

Penulis: Ichsan
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved