Breaking News:

KPU Kota Sukabumi Sekarang Sudah Mulai Persiapan Pilkada Serentak 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi melakukan audiensi dengan Badan Anggaran DPRD

tribunjabar/fauzi noviandi
Ketua KPU Kota Sukabumi, Sri Utami 

Laporan Kontributor Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi melakukan audiensi dengan Badan Anggaran DPRD setempat terkait Rencana Anggaran Biaya (RAB). Hal tersebut dilakukan sebagai persiapan untuk menghadapi Pilkada serentak 2024.

Ketua KPU Kota Sukabumi, Sri Utami, menjelaskan, berdasarkan Undang - Undang No 10 tahun 2016 Pasal 201 ayat III yang menyatakan bahwa pelaksanaan Pilkada serentak akan dilaksanakan pada bulan November 2024. Sehingga kordinasi ini penting dilakukan.

"Berkaca dari persiapan Pilkada sebelumnya yang juga dipersiapkan dari jauh-jauh hari, maka kami lakukan juga kami ini. agar, DPRD Kota Sukabumi mempersiapkan perencanaan anggaran tersebut," katanya pada wartawan di DPRD Kota Sukabumi, Rabu, (16/9/2020).  

Pasien Positif Covid-19 Asal Sumedang yang Meninggal Dunia Sempat Mengeluh Sesak Napas

Audiensi terebut dilakukan lanjut Sri, untuk mempersiapkan dana cadangan apabila Pilkada serentak dilaksanakan di 2024 mendatang. Sesuai dengan Permendagri number 54 tahun 2019 tentang Pendanaan Kegiatan Pemilihan Gubernur, Bupati Dan Wali Kota Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah.

"Jadi kita persiapan dari awal dengan begini tidak dadakan persiapannya, manakala Pilkada dilaksanakan di tahun 2024 mendatang," ucapnya 

Sri menambahkan, saat ini RAB persiapan Pilkada 2024 itu masih dalam proses perancangan. Namun, kemungkinan akan ada kenaikan Anggaran sekitar 30 persen.

Sampah Berserakan di Jalan, Warga Jayamekar Kota Sukabumi Khawatir Muncul Penyakit

"Kemungkinan anggara untuk Pilkada serentak nanti akan meningkat sekitar 30 persen dari anggaran Pilkada tahun 2018 lalu yang mencapai sekitar Rp 15 miliar. Saat ini RAB nya dalam proses semoga saja minggu ini selesai," ucapnya

Sari mengatakan, terjadinya peningkatan anggaran tersebut karena adanya sejumlah beban biaya yang meningkat, salah satunya penambahan Tempat Pemungutan Suara (TSP). 

Penulis: Fauzi Noviandi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved