Breaking News:

20 Hektare Sawah di Kota Tasikmalaya Gagal Panen, tapi Petani Gak Rugi, Ini Penyebabnya

Sekitar 20 hektare lahan pertanian mengalami gagal panen di Kota Tasikmalaya. Namun para petaninya

dok.tribun
ilustrasi gagal panen 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Sekitar 20 hektare lahan pertanian mengalami gagal panen di Kota Tasikmalaya. Namun para petaninya tak mengalami kerugian.

Pasalnya mereka sudah masuk program asuransi pertanian yang dicetuskan pemerintah. Yakni asuransi usaha tani padi (AUTP).

"Musim kemarau sebenarnya sudah mulai melanda wilayah kota. Kami mencatat ada sekitar 20 hektar sawah di 10 kecamatan yang ada di wilayah kota mengalami gagal panen," kata Kepada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Tedi Setiadi, Rabu (16/9).

Namun, setelah diinventarisasi ternyata hampir seluruh petani yamg sawahnya gagal panen sudah masuk program AUTP Pemkot Tasikmalaya.

Di Kota Bandung Spa Belum Bisa Dibuka, Tidak Termasuk Sektor yang Direlaksasi

"Bahkan mereka sudah mengajukan klaimnya ke bank yang ditunjuk," kata Tedi. Salah satunya adalah Bank Mandiri.

Kekeringan paling parah terjadi di Kecamatan Tamansari, Purbaratu dan Cibeureum. Untungnya para petani sudah masuk program AUTP.

Meski begitu, lanjut Tedi, produksi padi di persawahan Kota Tasikmalaya masih melimpah dan bahkan melebihi target.

"Meski ada yang gagal panen, tapi produksi padi di sebagian besar lahan pertanian wilayah kota masih surplus. Stok masih aman," ujar Tedi. Salah satu faktor pendukungnya adalah jaringan irigasi Cikunten yang tak pernah kering.

Konser Musik Boleh Saat Kampanye, Begini Kata KPU Cianjur dan Bakal Calon

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved