Breaking News:

Sanksi Denda Bagi Masyarakat yang Tak Pakai Masker di Indramayu Efektif, Para Pelanggar Ngaku Kapok

Sanksi berupa denda yang diterapkan pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap kepada para pelanggar

Tribun Cirebon/ Handhika Rahman
Petugas gabungan saat menggelar razia yustisi penggunaan masker di Terminal Tipe B Indramayu, Selasa (15/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Sanksi berupa denda yang diterapkan pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap kepada para pelanggar yang tidak mengenakan masker rupanya cukup efektif.

Mereka yang terjaring razia yustisi penggunaan masker mengaku kapok dan tidak akan mengulangi lagi.

"Kapok gak kapok, tapi kapok sih buat pelajaran ke depannya," ujar salah seorang pelanggar, Candra Gunawan kepada Tribuncirebon.com di Terminal Tipe B Indramayu, Selasa (15/9/2020).

Cianjur Ranking 20 Indeks Risiko Bencana, Kantor SAR Bandung Latih Operasi Pencarian dan Pertolongan

Candra Gunawan menyampaikan, hanya membawa uang sebesar Rp 50 ribu, uang itu justru harus digunakannya untuk membayar denda.

Petugas masih memberi keringanan, namun jika didapat kembali terjaring razia nominal denda akan semakin ditingkatkan kepada pelanggar yang bersangkutan.

Denda hasil razia terus akan dimasukan sebagai pendapatan daerah Kabupaten Indramayu.

"Tadi kena Rp 50 ribu, buat kas daeeah katanya. Kedepannya karena sudah ada sanksi begini pasti bakal pakai masker, dari para buang-buang duit, sayang," ujar dia.

Candra Gunawan mengatakan, alasannya tidak memakai masker karena kesiangan berangkat kerja hingga membuatnya lupa.

Kesulitan Pahami Pelajaran Lewat Online, Bocah SD Ini Malah Tewas Dianiaya Ibu

"Dari kantor juga dibekali (masker), karena saya kesiangan berangkatnya jadi ketinggalan, kalau teman saya tidak kena razia, dia bawa masker hanya saya saja," ujar dia.

Sementara itu, Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto mengatakan, penerapan sanksi denda mulai diterapkan hari ini di Kabupaten Indramayu, dengan nominal maksimal Rp 100 ribu.

Hal ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati Nomor 45 Tahun 2020.

"Tujuannya bukan mencari uangnya, tapi untuk mewujudkan kesadaran masyarakat agar mau memakai masker sehingga penyebaran Covid-19 bisa kita kendalikan," ujar dia.

Fakta-fakta Penusuk Syekh Ali Jaber, Bawa Pisau dari Rumah Sampai Belum Pernah Masuk RSJ

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved