Breaking News:

Operasi Yustisi Belum Terapkan Denda, Petugas Gabungan Akan Gelar Operasi Selama 24 Jam

Operasi Yustisi di Majalengka belum menerapkan sanksi denda bagi warga yang tak memakai masker.

tribuncirebon.com/eki yulianto
Operasi yustisi penggunaan masker di Majalengka. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Petugas gabungan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menggelar operasi yustisi untuk mengawasi penggunaan masker, Selasa (15/9/2020).

Rencananya, operasi yustisi digelar selama 24 jam yang dimulai dari Senin kemarin.

"Kami sama-sama dengan dari TNI, Dishub, Satpol PP dan Dinkes. Kami melaksanakan operasi yustisi untuk melihat sejauh mana tingkat kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan," ujar Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso kepada Tribuncirebon.com, Selasa (15/9/2020).

Kapolres merinci, dalam operasi yustisi tersebut, ada 27 sasaran operasi di tempat dan 26 sasaran patroli secara mobile yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka.

Disampaikannya, bahwa kegiatan operasi yustisi tersebut, dilakukan selama 24 jam.

Nantinya, petugas gabungan dari kepolisian, Satpol PP, TNI, maupun Dinas Perhubungan akan berpatroli secara mobile maupun berjaga di suatu tempat.

"Nanti ada tim patroli akan muter, kemudian apabila menemukan masyarakat yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan. Seperti tidak memakai masker akan diberikan penindakan," ucapnya.

Sementara operasi yustisi yang digelar di Jalan Raya KH. Abdul Halim Majalengka, sejak hari kemarin hingga pagi ini masih ditemukan sejumlah warga yang tidak menggunakan masker.

"Bagi warga yang terjaring operasi yustisi, kami akan berikan tindakan berupa sanksi sosial, berupa push up, membaca pancasila, dan memberikan teguran secara tertulis berupa mengisi SKDA-PSBB/AKB. Kami harus berkoordinasi lebih intens lagi terkait dimulainya peringatan denda bagi yang tidak menggunakan masker," ujar dia.

Kapolres menambahkan, petugas juga akan memutarbalikkan pengendara untuk mengambil atau membeli masker ke pedagang terdekat untuk langsung digunakan.

"Sanksi teguran ini akan terus diberlakukan guna memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Majalengka," kata Kapolres.

Kapolres mengajak semua elemen masyarakat untuk bergerak saling mengingatkan agar masyarakat sadar melaksanakan protokol kesehatan.

Dengan demikian, upaya mendisiplinkan masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan dapat berjalan sesuai harapan.

"Orang yang sudah menggunakan masker agar jadi pelopor mengingatkan orang yang belum memakai masker," ujarnya.

Ada Kades di Majalengka yang Positif Corona, Enam Kades Lain Harus Jalani Tes Swab

Karawang Kini Masuk Zona Oranye, Keterisian Ruang Rawat Pasien Positif Corona 74 Persen

Penulis: Eki Yulianto
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved