Kesulitan Pahami Pelajaran Lewat Online, Bocah SD Ini Malah Tewas Dianiaya Ibu

Pembunuhan itu baru terbongkar beberapa minggu kemudian setelah warga di sekitar pemakaman curiga dengan makam baru.

Editor: Ravianto
ist
Kepolisian dan warga Desa Cipalabuh, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Banten melakukan pengangkatan jenazah yang diduga korban pembunuhan, Sabtu (12/9/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, LEBAK - Bocah SD di Tangerang bernasib tragis, tewas dianiaya oleh ibu kandungnya sendiri gara-gara kesulitan memahami pelajaran lewat online.

Pembunuhan pada bocah SD itu terjadi 26 Agustus 2020 dan baru terungkap 12 September 2020.

Setelah dianiaya hingga tewas, bocah 8 tahun itu lantas dibawa jauh dari kota Tangerang dan dimakamkan secara sembunyi-sembunyi di sebuah pemakaman di Lebak, Banten.

Pembunuhan itu baru terbongkar beberapa minggu kemudian setelah warga di sekitar pemakaman curiga dengan makam baru.

Ini cerita selengkapnya.

Nasib naas dialami seorang bocah berusia 8 tahun di Kota Tangerang, Banten.

Pasalnya, ia tewas mengenaskan setelah dianiaya ibu kandungnya sendiri berinisial LH (26).

Dari hasil pemeriksaan polisi, kasus penganiayaan yang berujung pada kematian korban tersebut terjadi pada 26 Agustus 2020.

Adapun lokasinya, terjadi di rumah kontrakan pelaku yang berlokasi di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lebak AKP David Adhi Kusuma mengatakan, saat kejadian itu anaknya sedang mendapat tugas belajar online dari sekolah.

Namun karena dianggap susah menangkap pelajaran yang disampaikan itu, sang ibu emosi.

Hingga akhirnya pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban, seperti mencubit, memukul dengan tangan kosong, hingga menggunakan gagang sapu.

Meski korban saat itu diketahui sudah lemas dan jatuh tersungkur, tapi oleh pelaku masih terus dianiaya karena emosi.

Bahkan, dipukul berulang kali pada kepala bagian belakang.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved