Breaking News:

Kemudahan Investasi dalam RUU Cipta Kerja Dinilai Bisa Timbulkan Kerusakan Lingkungan

Aspek lingkungan dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja lebih penting untuk dikritisi tidak

tribunjabar/mega nugraha
Kemudahan Investasi dalam RUU Cipta Kerja Dinilai Bisa Timbulkan Kerusakan Lingkungan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Aspek lingkungan dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja lebih penting untuk dikritisi tidak hanya soal aspek ketenagakerjaannya saja.

Sosiolog Unpad, Budi Radjab menerangkan, RUU Cipta Kerja tidak hanya menyangkut soal buruh namun juga soal ancaman kerusakan lingkungan.

"Lingkungan itu hal yang bersifat sustainable (keberlanjutan) dan RUU Cipta Kerja menyangkut soal lingkungan juga sehingga sama pentingnya untuk dikritisi," ujar Budi, dalam sebuah diskusi yang digelar Mahasiswa Pasca Sarjana Ilmu Politik Unpad dan Bandung School of Democracy di Jalan Banda, Kota Bandung, Selasa (15/9/2020).

RUU Cipta Kerja mengusung semangat pembukaan investasi sebesar-besarnya agar menghasilkan produksi barang ataupun jasa di dunia industri. Dengan keran investasi yang dibuka itu, meniscayakan kemudahan dalam perizinan yang bersinggungan dengan aspek lingkungan.

Pandemi Covid-19, BPJS Kesehatan Siapkan Berbagai Program untuk Meringankan Peserta

Perizinan berkaitan lingkungan seperti UKL, AMDAL hingga izin Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup (PPLH) yang mencakup soal izin pembuangan limbah cair hingga soal penyimpanan limbah.

"Nah jangan sampai kemudahan investasi di RUU Cipta Kerja itu, mengabaikan perlindungan lingkungan. Jangan sampai investasi besar tapi nanti merusak lingkungan," ujar Budi.

Selama ini, isu perburuhan jadi sorotan karena dianggap kalangan buruh mengabaikan hak-hak buruh. Namun, bahasan soal dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan karena kemudahan investasi kurang jadi perhatian.

"Makanya saya katakan, aturan investasi dalam RUU Cipta Kerja ini harus diperketat," ucap Budi Radjab.

Presiden BEM KEMA Unpad, Riezal Ilham Pratama mencontohkan soal kebijakan pemerintah yang pro terhadap pembangunan infrastruktur namun ternyata berdampak pada aspek lingkungan.

Klaster Keluarga Perlu Diwaspadai, Ruang Perawatan di RSUD dr Slamet Garut Hampir Penuh

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved