Breaking News:

Bukan PSBB, di Kota Bandung Mau Diterapkan PSBMK, Begini Penjelasan Wakil Wali Kota

Pemkot Bandung bakal menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK) di kecamatan

Tribun Jabar/Cipta Permana
Wakil Wali kota Bandung, Yana Mulyana 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemkot Bandung bakal menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK) di kecamatan yang kasus penyebaran virus coronanya tinggi.

Berdasarkan pusat Informasi Covid-19 (Pusicov) Kota Bandung, saat ini 30 Kecamatan di Kota Bandung kembali berwarna merah yang artinya terdapat kasus positif aktif Covid-19.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, PSBMK menjadi opsi jika ada Kecamatan yang penularan Covid-19-nya tinggi atau bahkan tidak terkendali.

"Paling memungkinkan PSBMK. Kalau kita lihat kemarin, di Secapa itu hasilnya baik, karena partisipasi warga kalau skala mikro mah itu saling jaga, dibandingkan skala besar," ujar Yana Mulyana, sesuai meninjau penerapan protokol kesehatan di Area Bermain Remaja, di BIP, Kota Bandung, Selasa (15/9/2020).

Menkes Kunjungi RS Dustira Cimahi, Saat ini Kota Cimahi Zona Merah, Ini Kata Terawan ke Wali Kota

Namun, rencananya penerapan PSBMK yang dicetuskan Yana itu belum pasti akan diterapkan kapan. Saat ini, kata dia, Kota Bandung masih menggunakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang diperketat untuk mengurangi penularan Covid-19.

"Belum, jadi kita coba AKB diperketat dulu, karena salah satu kunci menekan penyebaran itu lewat penggunaan masker, karena masker mah Insya Allah tidak menularkan dan tidak tertular, kalau itu dilakukan mah seharusnya Insya Allah," katanya.

Tubuhnya Sudah Renta tapi Kakek Ini Tetap Pikul Bangku Bambu Jualan Keliling Cari Pembeli

Menurut Yana, salah satu indikator penerapan PSBMK jika reproduksi penyebaran virus corona per Kecamatan atau Kelurahan angkanya tinggi atau sudah tidak terkendali.

"Indikator di satu wilayah itu tren nya luar biasa. Belum ada (Kecamatan yang akan PSBMK), karena sebetulnya kalau disebar itu positif aktifnya 210, tersebar di 30 Kecamatan," ucapnya.

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved