Breaking News:

Virus Corona di Jabar

BANDUNG ZONA MERAH, Jumlah Positif Corona Hampir 1.000, Mengapa PSBB Tak Diterapkan? Ini Alasannya

Kota Bandung (Pusicov), pada 14 September 2020, tercatat ada 222 kasus positif aktif Covid-19, dengan jumlah kumulatif hampir menyentuh 1.000 kasus.

Tribunjabar.id/Ery Chandra
(ilustrasi) Simpang jalan antara Gereja Bethel dan Balai Kota Bandung, Kamis (6/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung memilih meneruskan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang diperketat, ketimbang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), meski tren penularan Covid-19 di Kota Bandung terus meninggi.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, para prinsipnya pelaksanaan PSBB ataupun AKB hampir mirip, yang berbeda hanya soal lokasi titik pengawasannya saja. ( Bandung zona merah seluruh kecamatan ada kasus positif corona )

"PSBB itu ada titik pemeriksaan di perbatasan, yang diperiksa kan gak jauh dari masker dan suhu. Kita sepakat (AKB) untuk memperketat pemeriksaan masker dan suhu, yang biasa kita lakukan cek poin (saat PSBB), kini jadi langsung di periksa di tempat-tempat yang direlaksasi," ujar Yana, saat ditemui di BIP, Kota Badung, Selasa (15/9/2020).

Selain itu, menurutnya ada konsekuensi yang perlu dipenuhi jika mengambil langkah kembali menerapkan PSBB, salah satunya harus menyiapkan jaring pengaman sosial (JPS) untuk masyarakat yang terdampak karena mobilitasnya terhambat.

"Kan PSBB itu banyak konsekuensi, kita harus izin juga, menyiapkan jaring pengaman sosial, itu kan memerlukan sumber daya juga," katanya.

Saat tren penularan Covid-19 di Kota Bandung terus meningkat seiring diberlakukannya AKB.

Pada 23 Agustus 2020, di Kota Bandung tercatat ada 71 kasus positif aktif Covid-19 dan 48 kasus kematian akibat Covid-19.

Kini, berdasarkan Pusat Informasi Covid-19 Kota Bandung (Pusicov), pada 14 September 2020, tercatat ada 222 kasus positif aktif Covid-19, dengan jumlah kumulatif hampir menyentuh 1.000 kasus.

Menurutnya, langkah Pemkot Bandung untuk memperketat AKB diharapkan dapat menekan kasus Covid-19.

Halaman
1234
Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved