Breaking News:

48 Orang Asyik Pesta Joget-joget di Villa Ciwidey Digerebek Polisi, 6 DJ Positif Pakai Sabu-sabu

Enam Disc Jockey (DJ) di Kota Bandung positif menggunakan sabu-sabu seusai digerebek anggota Ditresnarkoba Polda Jabar di sebuah villa di Ciwidey

TRIBUN JABAR/FERRI AMIRIL MUKMININ
ILUSTRASI ---Enam Disc Jockey (DJ) di Kota Bandung positif menggunakan sabu-sabu seusai digerebek anggota Ditresnarkoba Polda Jabar di sebuah villa di Ciwidey 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -Enam Disc Jockey (DJ) di Kota Bandung positif menggunakan sabu-sabu seusai digerebek anggota Ditresnarkoba Polda Jabar di sebuah villa di Ciwidey Kabupaten Bandung sedang pesta akhir pekan lalu.

Dalam penggerebegan pesta sabu-sabu itu, menurut laporan polisi, ada sekira 48 orang di tempat tersebut yang sedang dan langsung menjalani tes urin. 

Enam di antaranya dinyatakan positif menggunakan sabu-sabu.

"Untuk perkembangannya, dari enam orang itu kan dites urin dan positif gunakan sabu," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Selasa (15/9/2020).

Polisi Gerebek Pesta Ultah Seorang DJ di Ciwidey, Saat Pandemi Covid-19 Bahkan Pakai Sabu-Sabu

Nah, setelah sedang pesta, digerebeg dan dites urin yang yang ternyata hasilnya positif, ke enam DJ itu langsung diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Jabar.

"Dari enam orang itu setelah diperiksa dan dicek urin memang positif semuanya, nah saat ini setelah selesai pemeriksaan diantar ke BNNP untuk rehabilitasi," ucap Erdi.

Aturan rehabilitasi bagi pengguna narkotika diatur di Undang-undang Tentang Narkotika.

Keenam tersangka sempat menjalani pemeriksaan namun belum ditetapkan tersangka.

"Untuk sementara belum jadi tersangka dan mereka disetujui untuk menjalani rehabilitasi," ucap dia.

Meski belum ditetapkan tersangka, kata Erdi, penyidik reserse narkoba masih mencari tahu darimana ke enam DJ itu mendapat barang terlarang di Indonesia itu.

34 Daerah di Berbagai Provinsi Berubah dari Zona Merah ke Oranye, Satu dari Jawa Barat

"Terkait barang yang dikonsumsi kemudian alat-alatnya itu tetap dilakukan penyelidikan, kami sedang mencari siapa pelaku pemasok dari sabu tersebut kepada enam orang tersebut," ucap dia.

Pelanggaran kedua dalam kasus itu yakni menggelar kerumunan di tengah pandemi tanpa menggunakan masker.

Terkait kasus itu, ditangani Polresta Bandung.

"Polresta Bandung sedang melaksanakan untuk memanggil dari pemilik terutama pemilik dari vila tersebut kemudian penyelenggara sedang dilakukan pemeriksaan," ujarnya.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved