Breaking News:

Wanita Ini Minta Kasus Ayah Laporkan Anak Kandung ke Polisi Dilanjut, Gara-gara Unggahan Facebook

Kasus pelaporan terhadap anak kandung berinisial Gm oleh ayahnya, Su, seorang anggota DPRD Kabupaten Ciamis

istimewa
Wanita Ini Minta Kasus Ayah Laporkan Anak Kandung ke Polisi Dilanjut, Gara-gara Unggahan Facebook 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kasus pelaporan terhadap anak kandung berinisial Gm oleh ayahnya, Su, seorang anggota DPRD Kabupaten Ciamis karena unggahan di media sosial bergulir di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar.

Penyidik memanggil perempuan berinisial Lm (45) ke Mapolda Jabar pada Senin (14/9/2020) untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Lm disebut dalam unggahan karena dia disebut oleh Gm sebagai istri siri dari Su.

Dalam unggahan Gm, yang ditunjukan‎ Lm di Mapolda Jabar, tampak Gm mengunggah foto Lm disertai penjelasan.

"Si Lm lonte janda anak 1 yang skrg jd peliharaan bokap dan sekaligus istri siri. Wanita yang rusak keluarga gua, wanita biadap yang mau kaya secara instant," isi penjelasan di postingan Gm pada 10 Maret 2020.

Kakek Pemulung Hidup Sebatang Kara, Tak Ada Uang Tubuh Pun Gemetar Sejak Pagi Belum Makan

"Hari ini saya memenuhi panggilan penyidik untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik, fitnah di media sosial saudari Gm," ujar Lm di Mapolda Jabar.

Dia mengatakan, dipanggil oleh penyidik sebagai saksi karena dalam unggahan Gm, dia disebut-sebut dalam unggahan Gm sebagai istri siri dari bapaknya dan sempat punya anak.

"Saya dimintai keterangan. Saya ditanya apakah benar terkait unggahan saudara GM. Saya tegaskan, itu hoax, itu fitnah. ‎Saya sendiri tidak merasa seperti yang dituduhkan oleh Gm di postingannya," ujar Lm.

Ia mengaku mengenal Su, anggota DPRD di Ciamis yang merupakan sahabatnya sejak lama. Lm tahu Su sudah berkeluarga dan tidak pernah menikah siri dengannya. Dia mengaku sudah membuktikan tuduhan itu ke penyidik.

Tidur Pulas di Atas Gerobak, Keinginan Pemulung Ini agar Anak Bisa Sekolah di SMP Akhirnya Tercapai

"Saya atas nama pribadi, keluarga dan tempat saya bekerja, saya sangat dirugikan karena fitnah dan pencemaran nama baik. Saya sebagai korban dan saya ingin kasus ini dilanjutkan supaya ada efek jera," ucapnya.

Sekalipun, kasus itu sempat dimediasi antara Su dan Gm serta keluarganya karena bagaimanapun, kasus itu melibatkan anak dan orangtua. Namun, mediasi itu gagal‎.

Salah satu syaratnya, Gm meminta maaf pada keluarga, pada karyawan Su dan meminta maaf terbuka di medsosnya.

"Namun minta maaf di medsosnya itu tidak terlaksana. Jadi kasus ini saya harap lanjut, supaya efek jera," ujar Lm.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved