Breaking News:

Seluruh Perangkat Desa Dinyatakan Negatif Covid-19, Balai Desa di Majalengka Ini Beroperasi Kembali

Ade menjelaskan, pihaknya mengaku tidak berani membuka pelayanan umum kepada masyarakat ketika hasil tes swab belum keluar.

Tribun Cirebon/ Eki Yulianto
Kantor Kepala Desa Panjalin Kidul dilakukan penyemprotan disinfektan untuk kembali melayani masyarakat usai ditutup beberapa hari 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Pelayanan kepada masyarakat di Desa Panjalin Kidul, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka kembali di buka setelah beberapa hari sebelumnya tutup, karena terkendala belum keluarnya hasil keputusan swab.

Sekretaris Desa (Sekdes) Panjalin Kidul, Ade Solehudin mengungkapkan pihaknya mengaku bersyukur hasil swab terhadap puluhan perangkat desa beserta keluarga dan kerabat kepala desa dinyatakan negatif Covid-19.

"Alhamdulillah hasil semuanya yang mengikuti swab di Puskesmas Sumberjaya beberapa hari lalu dinyatakan negatif. Sehingga kami berani membuka kembali pelayanan bagi masyarakat," ujar Ade, Senin (14/9/2020).

Alexandre Lacazette: Isu Saya akan Pergi Hanya Bikinan Media, Saya Bahagia di Arsenal!

Ade menjelaskan, pihaknya mengaku tidak berani membuka pelayanan umum kepada masyarakat ketika hasil tes swab belum keluar.

Namun, setelah hasilnya keluar, per Senin (14/9/2020) sudah dibuka kembali pelayanan.

"Sebab, hasil tracing swab dari kontak erat dengan Kepala Desa Panjalin Kidul dinyatakan negatif," ucapnya.

Meski demikian, jelas Ade, untuk keperluan pengurusan administrasi kependudukan lainnya sementara ditangani oleh dirinya.

Mengingat, Kepala Desa Panjalin Kidul masih menjalani perawatan intensif di RSUD Majalengka.

Program Bantuan bagi Tenaga Honorer di Seluruh Indonesia Sedang Dikaji

"Kecuali ada pengurusan berkaitan dengan bidang pertanahan di tunda sementara sebelum kepala desa dinyatakan pulih total atau habis masa isolasi. Kondisinya semakin hari terus membaik," jelas dia.

Untuk mengawali kegiatan membuka pelayanan kepada masyarakat, terlebih dahulu pemerintah desa melakukan penyemprotan disinfektan di kantor balai desa setempat.

Hal tersebut untuk memastikan keamanan kepada masyarakat saat datang ke kantor balai desa untuk keperluan pengurusan administrasi kependudukan.

"Kita pastikan kepada masyarakat. Bahwa selain keputusan swab juga kita melakukan penyemprotan disinfektan di kantor balai desa. Agar masyarakat benar-benar merasa aman saat datang untuk keperluan di desa," tandasnya.

Buka Usaha Hotel Tanpa Izin, Seorang Pengusaha Didenda Rp 20 Juta oleh Hakim PN Bandung

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved