Breaking News:

Emil Waspadai Fenomena Penyerangan Ulama di Akhir Tahun, Minta Ada Pengamanan Khusus Saat Dakwah

Menurut Emil ulama yang diserang selalu berulang menjelang akhir tahun. Ini harus diwaspadai di Jabar.

TribunJabar
Ridwan Kamil saat membuka "Kick Off Sensus Penduduk September 2020" Tingkat Provinsi Jabar melalui video conference di Hotel Gunung Putri Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (2/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta kepada Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Jabar untuk mewaspadai dinamika penyerangan kepada ulama yang selalu berulang menjelang akhir tahun.

Gubernur pun meminta Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jabar untuk merancang pengamanan bagi para ulama di Jawa Barat.

"Bulan-bulan September selalu ada dinamika yang rada-rada punya tema, ya, temanya itu adalah penyerangan kepada ulama yang polanya sering berulang. Oleh karena itu kita naikan kesiagaan kita," kata Gubernur yang akrab disapa Emil ini di Markas Kodam III/Siliwangi, Senin (14/9/2020).

Emil meminta Kabinda Jabar untuk mendeteksi dan mewaspadai titik-titik di Jabar yang memiliki kerawanan keamanan terhadap ulama.

Hal ini untuk mewaspadai jangan sampai kasus kekerasan yang terjadi menimpa ulama dan pendakwah Syekh Ali Jaber di Bandung Lampung pada Minggu (13/9/2020), terjadi di Jawa Barat.

Emil meminta Kapolda Jabar untuk merancang pengamanan khusus kepada para pendakwah atau ulama saat berdakwah.

Walaupun pengamannanya harus ditingkatkan, katanya, jangan sampai terlihat menegangkan dan malah mengganggu kondusivitas dakwah.

"Sehingga kalau ada yang berdiri, naik ke panggung, mungkin sudah di ada pagar betis lah, tanpa terlalu terlihat ketat. Harapannya Jawa Barat tetap waspada, kondusif tapi dakwah tetap lancar. Kita jaga nama baik Jawa Barat ini," tuturnya.

Emil meminta juga agar Kapolda Jabar berkoordinasi dengan organisasi islam seperti MUI untuk mengatur pengamanan para ulama ini.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved