Breaking News:

KAPAL CINA AROGAN Akui Perairan Natuna Milik Cina, Bakamla Kebingungan, Minta Bantuan Menteri Jokowi

Sudah diusir, kapal Cina kapal coast guard China tetap diam di perairan Natuna Indonesia. Mereka mengklaim perairan Natuna milik Cina

(Dok. TNI AL)
ILUSTRASI --- KRI Tjiptadi-381 yang sedang melakukan patroli di utara perairan Natuna, Kepulauan Riau ditabrak 2 kapal pengawas perikanan Vietnam KN 264 dan KN 231 secara sengaja saat sedang membawa Kapal Ikan Asing (KIA) Vietnam BD 979 yang tertangkap melakukan pencurian ikan di perairan Indonesia di Natuna, Sabtu (27/4/2019). 

Sudah diusir, kapal Cina kapal coast guard China tetap diam di perairan Natuna Indonesia

Padahal Perairan Natuna adalah wilayah Indonesia, tapi mereka mengklaim masuk wilayah Cina

Badan Keamanan Laut RI (Bakamla) sudah mengirim kapal besar untuk mengusir mereka, tapi tetap saja tidak mau pergi

Bakamla kini sedang berkordinasi dengan dua kementerian Jokowi untuk menentukan langkah berikutnya

//

TRIBUNJABAR.ID - Badan Keamanan Laut RI (Bakamla) mengusir kapal coast guard China di wilayah yurisdiksi Indonesia.

Kapal coast guard China tersebut terdeteksi di ZEEI Laut Natuna Utara pada Sabtu (12/09/2020) pukul 10.00 WIB.

Kapal coast guard China dengan nomor lambung 5204 bersikeras mereka sedang berada di area nine dash line yang merupakan wilayah teritorial China.

KAPAL CINA BIKIN JENGKEL, Sudah Diusir dari Indonesia Tetap Tak Mau Pergi, Sekarang Masih di Natuna

Padahal berdasarkan UNCLOS 1982 tidak diakui keberadaan nine dash line, dan kapal coast guard China 5204 sedang berada di area ZEEI.

Oleh sebab itu, KN Nipah 321 mengusir kapal penjaga China tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, KN Nipah 321 masih berupaya menghalau CCG 5204 keluar dari ZEEI.

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved