Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Kasus Covid-19 Kembali Darurat di Indramayu, Sudah Tembus 119 Pasien, Tracing Pun Baru Pendataan

Di Kabupaten Indramayu, lonjakan kasus Covid-19 kembali terjadi hari ini, ada sebanyak 10 kasus baru yang terkonfirmasi.

TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Kamis (28/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Di Kabupaten Indramayu, lonjakan kasus Covid-19 kembali terjadi hari ini, ada sebanyak 10 kasus baru yang terkonfirmasi.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, dari total sepuluh kasus terkonfirmasi tersebar di sebanyak enam kecamatan berbeda.

Kecamatan Karangampel menjadi wilayah penambahan terbanyak, dengan 5 kasus. Mereka adalah Tn S (45), Tn AS (48), Tn DR (35), Tn JR (35), Tn S (54).

VIDEO-Artis Tarling Pantura Susy Arzetty Ikut Demo di Pendopo Indramayu, Akui Kehilangan Ratusan Job

"Selanjutnya Tn S (45) warga Kecamatan Juntinyuat, Ny F (60) warga Kecamatan Lohbener, Tn HFM (25) warga Kecamatan Lelea, Tn AT (39) warga Kecamatan Indramayu, dan Tn EJ (36) warga Kecamatan Losarang," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (11/9/2020).

Mereka yang terkonfirmasi berasal dari pegawai non organik Pertamina (5 orang), sopir pengangkut BBM MOR III (1 orang), pegawai lepas pantai Pertamina di Kalimantan (1 orang), karyawan dealer motor (1 orang), ibu rumah tangga (1 orang), dan wiraswasta (1 orang).

Deden Bonni Koswara menjelaskan, dua dari 10 orang yang hari ini terkonfirmasi Covid-19 bahkan dinyatakan meninggal dunia.

Vanessa Angel Terpuruk, Toko Bibi Ardiansyah Bangkrut, tapi Tetap Beramal Meski Alami Masa Sulit

Mereka adalah Tn S (pegawai non organik Pertamina) warga Kecamatan Karangampel dan Tn S (karyawan dealer motor) warga Kecamatan Juntinyuat.

Keduanya meninggal pada tanggal 10 September 2020, masing-masing di RS Tarakan Jakarta dan RS Mitra Plumbon Cirebon.

Masih dijelaskan Deden Bonni Koswara pihaknya hingga saat ini masih mendata siapa saja yang masuk kategori kontak erat dengan pasien.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved