Breaking News:

Jakarta Akan PSBB Lagi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Minta Perbatasan Disterilisasi

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara meminta agar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan upaya preventif.

Tribun Jabar/ M Rizal Jalaludin
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara 

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menginjak rem darurat, dirinya merencanakan akan kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menanggapi rencana PSBB di Jakarta tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara meminta agar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan upaya preventif.

Agar tidak ada warga yang dari Jakarta masuk ke Kabupaten Sukabumi, ataupun sebaliknya untuk menghindari penyebaran virus Covid-19.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Minta Pemprov DKI Jakarta Bikin Regulasi yang Jelas Soal PSBB Ketat

"Kalau memang pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menerapkan kembali PSBB seperti pada masa awal pandemi dulu, maka Kabupaten Sukabumi harus segera melakukan rapat koordinasi untuk melakukan upaya preventif agar tidak berdampak buruk terhadap Kabupaten Sukabumi. Yang harus diantisipasi oleh kita. Iya, jangan sampai ketika pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan PSBB, warga kita yang bekerja di sana, malah pulang ke kampung halamannya," ujar Yudha kepada wartawan, Jumat (11/8/2020).

Menurutnya, hal itu harus dilakukan karena jangan sampai kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sukabumi meningkat.

"Ini yang harus diwaspadai jangan sampai kasus pasien positif Covid-19 menjadi meningkat di Sukabumi," katanya.

Jakarta Kembali Terapkan PSBB, Inul Daratista;Semua Terdampak, Jangan Bilang Enak Kamu Punya Duit

Kendati demikian, dirinya meminta agar gugus tugas kembali melakukan sterilisasi di perbatasan Sukabumi yang menuju Jakarta, yaitu perbatasan Sukabumi-Bogor di Kecamatan Cicurug, serta perbatasan Sukabumi-Cianjur di Kecamatan Sukalarang.

"Seperti di perbatasan Cicurug-Bogor dan Sukalarang-Cianjur. Dua titik ini, harus dilakukan sterilisasi kalau nanti pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menerapkan PSBB lagi. Karena, dua titik perbatasan perbatasan tersebut, merupakan titik yang mobilisasinya tinggi," ucapnya.* (M Rizal Jalaludin)

Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved