Breaking News:

Babinsa dan Inteldam Terus Diasah Kemampuan untuk Aplikasikan SPIT

Jajaran Sinteldam Kodam lll/Siliwangi terus mengambil peran aktif untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanan teritorial di wilayah Jawa Barat Banten

Istimewa
Pabandiamin Sinteldam, Mayor Andrik Fachrizal (kanan) memberikan arahan kepada 150 anggota Babinsa dan Inteldam dalam kegiatan Mobile Training Team (MTT) Pengetahuan Dasar Intelijen Bagi Bintara Intelijen dan Babinsa Jajaran Kodam lll/ Siliwangi Tahun 2020 yang meliputi wilayah Jabar dan Banten, di Rindam lll/Siliwangi, Kamis (10/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jajaran Sinteldam Kodam lll/Siliwangi terus mengambil peran aktif untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanan teritorial di wilayah Jawa Barat dan Banten.

Bahkan, dengan merebaknya pandemi Covid-19, peranTNI di lingkungan Kodam lll/Siliwangi melalui babinsa dan intelijen terus ditingkatkan agar mampu meminimalisir, mendata hingga mencegah penyebaran pandemi virus melalui pengaplikasian Sistem Pelaporan Informasi Terpadu ( SPIT) di setiap wilayah tugas masing-masing.

Pabandiamin Sinteldam, Mayor Andrik Fachrizal, mengatakan bahwa untuk mempertajam tugas pokok intelijen dan Babinsa di lapangan, khususnya terkait pelaporan dan pendataan di lapangan, pihaknya menggelar kegiatan Mobile Training Team (MTT) Pengetahuan Dasar Intelijen Bagi Bintara Intelijen dan Babinsa Jajaran Kodam lll/Siliwangi Tahun 2020 yang meliputi wilayah Jabar dan Banten.

"Dalam kegiatan ini, kami juga memberikan pembekalan yang akan menunjang tugas mereka di lapangan, di antaranya adalah pembekalan aplikasi SPIT yang sudah dimiliki Satintel dan teritorial," ujar Andrik di sela acara yang digelar di Rindam lll/Siliwangi, Kamis (10/9/2020).

Kodam III/Siliwangi Kembangkan SPIT jadi Aplikasi Multifungsi, dari Covid-19 hingga Pantau Pilkada

Khusus untuk pembekalan seputar SPIT, menurut Andrik, hal ini berguna untuk meringankan tugas pokok masing-masing di intelijen dan Babinsa sehingga mereka bisa menggunakan aplikasi ini dengan ilmu yang diterima dalam pembekalan ini.

Para Babinsa ini, kata dia, sudah tahu dan paham mengoperasikan aplikasi SPIT melalui nerbagai pembekalan yang telah diberikan sebelumnya.

"Jadi di sini sifatnya mengulang saja , sesuai siatem TNI yaitu bertahap, bertingkat dan berlanjut. Ini akan terus berlanjut untuk mengasah agar prajurit di lapangan semakin paham dan mengerti tupoksi masing-masing," kata Andrik.

Pelatihan ini, tutur Andrik, melibatkan 150 anggota Babinsa dari jajaran Kodam lll/Siliwangi di Jabar dan Banten dan digelar selama dua minggu.

Harapannya, dengan patihan ini mereka bisa menerapkan ilmu yang didapatkan dengan aplikasi yang sudah disediakan yakni SPIT.

"Diharapkan mereka dapat mengoperasionalkan aplikasi saat dihadapkan dengan kondisi wilayah masing-masing dan ini rutin merupakan bagian program Sintel Kodam," katanya.

Terlebih saat ini, dengan pandemi Covid-19, anggota Babinsa diharapkan mampu melaporkan secara real time kondisi daerah masing-masing setiap saat.

Untuk itulah pelatihan kali ini melibatkan pembekalan dari pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan. (*)

Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved