Breaking News:

189 ASN Pemkot Bandung Positif Covid-19, Keluarga dan Kontak Erat Terus Dicari

Pemerintah Kota Bandung sudah melakukan swab test terhadap 2.631 dari target 3.100 pegawai dan aparatur sipil negara

Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemkot Bandung sudah melakukan swab test terhadap 2.631 dari target 3.100 pegawai dan aparatur sipil negara (ASN) di Kota Bandung. Dari 2.631 itu, 189 orang dinyatakan positif virus Covid-19.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, saat ini dari ratusan pegawai dan ASN di lingkungan Pemkot Bandung yang dinyatakan positif tersebut masih belum dipetakan secara rinci, mana saja yang ber KTP Kota Bandung dan luar Bandung. Sehingga, jumlah warga asli Kota Bandung masih belum diketahui.

"Nah, ini dibagi dua apakah ini penduduk Bandung. Artinya kalau dia di Bandung datanya masuk ke Bandung, kalau dia bukan Bandung datanya masuk ke daerah yang bersangkutan tinggal, tapi kalau kasusnya betul di Kota Bandung," ujar Ema, saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jumat (11/9/2020).

Untuk Bisa Menjadi Calon Juara, Manchester United Butuh Tambahan Dua-Tiga Pemain Lagi

Menurut Ema, Dinas Kesehatan hingga saat ini masih terus melakukan pengetesan kepada ratusan pegawai dan ASN Pemkot Bandung yang lain, sehingga data tersebut belum dapat dianggap selesai dan bisa saja jumlah pasien positifnya terus bertambah.

"Masih ada kemungkinan penambahan, jangan kaget dugaan saya bisa ada di angka 2.60 dan 2.80 dan ini terjadi, tapi ini tidak jadi masalah. Artinya kita bisa tahu mapping nya," katanya.

Ema menjelaskan, penanganan pada ratusan pegawai yang dinyatakan positif tersebut juga sudah dilakukan. Pemkot Bandung sudah memberikan tindakan seperti meminta melakukan isolasi mandiri dan isolasi di Rumah Sakit rujukan.

"Kalau ASN kita mudah dikendalikan. Jadi, kalau positif mereka langsung isolasi yang OTG bisa isolasi di rumah, tapi kalau di rumah tidak memungkinkan ke RSKIA. Tapi kalau ada gejala kita usul ke rujukan," ucapnya.

Penyebaran virus dari lingkungan pegawai Pemkot Bandung, kata dia, tergolong merata. Pegawai dan ASN yang positif itu tersebar dari beberapa SKPD dan kecamatan, artinya penyebaran virus tidak terpusat di satu tempat.

INI DATA KORBAN Meninggal dan Luka-luka Kecelakaan Maut di Tol Cipali KM 84

"Di bandung terjadi di beberapa titik. Kita bicara di 62 SKPD, badan, Kecamatan juga ada. Jadi persebaran proporsional," katanya.

"Jadi 189 ini bukan ancaman dan kita sudah kendalikan. Keluarganya juga kita lacak, bahkan kemarin dia kontak erat dengan siapa kita cari," tambahnya.

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved