FPOK UPI Siap Menyukseskan Indonesia Jadi Calon Tuan Rumah Olimpiade 2032
Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) UPI mendukung penuh Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade 2023.
Penulis: Oktora Veriawan | Editor: Oktora Veriawan
BANDUNG, TRIBUN - Dekan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Agus Rusdiana SP.d MA Ph.D, menyatakan seluruh civitas akademika FPOK UPI yang memiliki visi sebagai fakultas pelopor dan unggul dalam bidang keolahragaan mendukung penuh Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade 2023 dengan sukses prestasi dan sukses penyelenggaraan.
“Sebagai bentuk konkret dukungan tersebut secara kelembagaan, kami membuka program studi baru yaitu prodi kedokteran dan prodi gigi yang keduanya berorientasi kepada pengembangan keolahragaan,” kata dia saat menjadi pembicara dalam virtual talkshow kuliah umum FPOK UPI 2020 di Kampus FPOK UPI, Setiabudi, Bandung, Selasa (8/9) pagi.
Acara yang mengambil tema “Membangun Negeri Melalui Prestasi Olahraga Menuju Olimpiade 2032" tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor UPI, Prof Dr M Solehudin MPd MA. Turut menjadi narasumber yaitu Wagub Jabar Uu Ruhzanul Ulum, teknokrat olahraga Prof Dr Amung Ma’mun MPd, Ketua IKA Komisariat FPOK UPI Brigjen Pol Dr Juansih Dra SH MHum, dan Deputi III Kemenpora RI, Dr Raden Isnanta Mpd.
Dekan menambahkan dalam momentum Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada 9 September ini, harus menjadi momentum untuk membangun kembali olahraga demi meningkatkan harkat dan martabat bangsa.
Rekrot UPI dalam sambutannya mengatakan, pihaknya bangga karena FPOK tak pernah surut untuk memberikan prestasi, baik itu prestasi olahraga maupun prestasi akademik. “Semoga prestasi ini bisa terus ditingkatkan menuju Olimpiade 2032,” kata dia.
Wagub Jabar, Uu Ruhzanul Ulum, menjelaskan Pemprov Jabar mendukung upaya Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Untuk itu, pemprov siap membangun struktur yang baik mulai dari kepanitiaan, infrastruktur sarana dan prasarana, serta suprastruktur yaitu sebuah regulasi atau kebijakan yang berpayung hukum.
"Oleh karena itu, Pemprov bekerja sama dengan organisasi-organisasi olahraga, perguruan tinggi, dan yang lainnya untuk mempersiapkan atlet-atlet terbaik, sehingga Jawa Barat memiliki nilai saat (Indonesia) melaksanakan Olimpiade tersebut," ucap Kang Uu.
Brigjen Pol Juansih dalam pemaparan materinya menjelaskan mengenai peran IKA FPOK dalam persiapan Indonesia menuju Olimpiade 2032 antara lain siap turut serta dalam pengembangan pusat-pusat olahraga prestasi, pengembangan SDM-SDM keolahragaan, turut mengembangkan sarana prasarana olahraga mulai tingkat desa sampai nasional.
Selain itu, kata dia, IKA FPOK turut serta berperan dalam pengembangan industri olahraga, pemanduan bakat olahraga, pengembangan IPTEK dan sistem informasi keolahragaan, serta siap menjembatani kesenjangan dalam pembibitan dan peningkatan prestasi olahraga.
Dr Raden Isnanta dalam paparannya menekankan sudah saatnya semua segi keolahragaan nasional dikuasai oleh mahasiswa dan lulusan-lulusan dari kampus keolahragaan. “Prestasi olahraga harus lahir dari kampus keolahragaan karena saat ini spesialisasi olahraga, ahli gizi, ahli medis keolahragaan, terapis, dan lain-lain, masih dikuasai mahasiswa dan lulusan dari kampus non-keolahragaan,” kata dia.
Di kesempatan terakhir, Prof Amung Ma’mun memaparkan mengenai praktik kebijakan dan pengembangan olahraga bagi Indonesia di masa depan. Ada empat hal, kata dia, yang harus dilakukan stakeholder demi kemajuan olahraga di Indonesia yaitu perencanaan olahraga jangka panjang 20 tahun, lalu melakukan pergeseran paradigma dan visi pembangunan olahraga dari development of sport ke development through sport.
Kemudian, harus adanya pembaharuan bidang keolahragaan yaitu sport for development and peace, dan terakhir dibutuhkan Perpres tentang pembinaan dan pengembangan olahraga pendidikan, olahraga prestasi, dan olahraga rekreasi.
Dalam kesempatan tersebut, FPOK UPI memberikan penghargaan kepada alumnus berprestasi antara lain Entang Hermanu (mantan pelatih fisik Persib), Elfandi Muchtar (Ketum KONI Prov Babel), dan Thoriq Alkatiri (wasit FIFA).(oktora veriawan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kuliah-umum-fpok-upi-2020-1.jpg)