Breaking News:

Harga Ayam Terus Terpuruk, Peternak Segera Membentuk Posko BR

Beberapa bulan terakhir harga ayam BR di tingkat peternak makin terpuruk. Realisasi harga ayam BR hidup di kandang, pada Senin (7/9) hanya Rp 13.500

Tribun Jabar/Andri M Dani
Peternakan Ayam Broiler 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Pertemuan para peternak ayam ras pedaging jenis broiler (BR) se-Priangan Timur di Gayatri Cikoneng Ciamis, Senin (7/9) merekomendasikan segera dibentuknya Posko BR. Posko itu untuk menyikapi harga ayam BR di tingkat petani yang makin terpuruk dan tak terkendali. Serta tentunya juga untuk mencari solusi jalan keluarnya.

“Pokso BR ini segera dibentuk dalam suatu pertemuan khusus,” ujar Sekretaris Perkumpulan Peternak Ayam Priangan (P2AP) Ir H Kuswara Suwarman MBA kepada Tribun, Selasa (8/9/2020).

Posko BR itu diharapkan bisa mencari solusi strategis mingguan dalam menghadapi fluktuatif harga ayam BR. Terutama saat harga ayam BR di tingkat peternak anjlok.

Beberapa bulan terakhir harga ayam BR di tingkat peternak makin terpuruk. Realisasi harga ayam BR hidup di kandang, pada Senin (7/9) hanya Rp 13.500 per kg. Sementara biaya pokok produksi (BPP) di kisaran Rp 18.500-19.000 per kg.

Kondisi saat ini, menurut Kuswara, peternak ayam BR tidak berkutik termasuk perusahaan (PS) mandiri. Pasokan pasar sudah dikuasai perusahaan besar perunggasaan (integrator). Perusahaan besar sudah banyak yang menyewa kandang close house di Priangan timur termasuk di Ciamis.

Pertemuan tersebut diikuti peternak dari Priangan timur, yakni Kabupaten Pangandaran, Kota Banjar, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Ciamis sebagai tuan rumah. Mereka meminta pemerintah daerah setempat mengkaji jumlah close house di daerah masing-masing untuk pengendalian populasi BR.

“Pertemuan kemarin (7/9) juga dihadiri utusan dinas peternakan masing-masing kabupaten/kota di Priangan timur,” katanya.

Menurut Kuswara, pemerintah daerah setempat juga diharapkan mendata pelaku usaha ayam pedaging BR di Priangan timur baik itu dari PT (perusahaan besar) maupun PS (poultry shop). (*)

Penulis: Andri M Dani
Editor: Darajat Arianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved