Breaking News:

K Pop

Grup K-Pop BTS Beri efek Ekonomi Rp 21 Triliun, Presiden Korsel Berterima Kasih

jika kami menambah efek dari tren yang naik pada citra dan brand bangsa, maka efek ekonomi akan lebih besar

Instagram/Tokopedia

TRIBUNJABAR.ID,SEOUL -Grup BTS atau yang juga dikenal sebagai Bangtan Boys semakin menguatkan popularitas mereka di industri musik K-Pop maupun pasar musik global. BTS berhasil meraih posisi pertama Billboard Hot 100 lewat Dynamite.

Di paruh kedua tahun ini, BTS merilis single berjudul Dynamite pada 21 Agustus lalu. Meski baru rilis dua pekan, video musik lagu ini telah ditonton sebanyak 313 juta kali di YouTube.

Dynamite juga berhasil mengantarkan BTS di peringkat satu Billboard Hot 100. Kesuksesan ini membuat BTS dan fansnya sangat bangga sebagai artis yang berasal dari benua Asia, terutama K-Pop. 

Grup asal agensi Big Hit Entertainment tersebut bahkan mendapatkan ucapan selamat dari Presiden Korea Selatan, Moon Jae In. BTS juga membuat penyanyi populer PSY bangga dengan peringkat satu Billboard Hot 100 tersebut.

Tidak berhenti di situ saja, kesuksesan BTS di Billboard diprediksi memberikan efek ekonomi senilai 1,7 triliun won (setara Rp 21 triliun). Data ini berdasarkan hasil analisis Cultural Industry Research Center (CIRC) di Korea Culture and Tourism Institute.

Seperti dilansir dari Kontan.co.id, BTS berhasil mencapai rekor baru di tengah industri hiburan yang kesulitan menghadapi pandemi virus corona.

"Saat proses menghitung skala penjualan langsung, kami tidak menyertakan keuntungan dari tur konser setelah mempertimbangkan fakta bahwa konser langsung tidak mungkin terjadi," kata CIRC, Senin (7/9), seperti dikutip Soompi.

"Dan, kami mengimplementasikan keuntungan dari konser online. Jika menarik perhatian turis luar dan konser langsung, dan jika kami menambah efek dari tren yang naik pada citra dan brand bangsa, maka efek ekonomi akan lebih besar," ujar CIRC.

BTS pun dipuji Pemerintah Korea Selatan. "Hasil yang dicapai BTS telah melampaui angka ini. Tidak hanya memberikan sebuah remedi untuk orang-orang di seluruh dunia yang kesulitan menghadapi Covid-19, tapi mereka sekali lagi menjadi kebanggan budaya Korea Selatan," kata Park Yang Woo, Menteri Budaya, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan seperti dilansir Soompi. (kontan/mega putri)

Editor: Adityas Annas Azhari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved