75 Persen ASN di Zona Merah Bekerja di Rumah, Berlaku Mulai Senin (7/9)
Aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di wilayah zona merah atau berisiko tinggi pandemi Covid-19 akan diizinkan bekerja dari rumah
Aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di wilayah zona merah atau berisiko tinggi pandemi Covid-19 akan diizinkan bekerja dari rumah. Menteri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo mengatakan aturan baru itu tertuang dalam surat edaran (SE) terkait sistem kerja baru bagi ASN. Aturan yang selesai dibahas itu akan mulai diedarkan Senin (7/9).
"Seingat saya Jumat (5/9) sore selesai. Senin besok (hari ini, Red) diedarkan," kata Tjahjo, di Jakartam Minggu (6/9).
Salah satu yang diatur dalam edaran itu yakni daerah yang berisiko tinggi penyebaran Covid-19 mewajibkan pegawainya mengatur jam kerja dengan pembagian 75 persen dari rumah (work from home atau WFH). Sedangkan sisanya 25 persen bekerja dari kantor atau work from office alias WFO.
Tjahjo menyatakan aturan tersebut dibuat karena ada lonjakan kasus positif Covid-19. Keputusan tersebut, kata Tjahjo, juga berdasarkan koordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.
"Benar (karena ada lonjakan) dan ini hasil rapat koordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19," ujar Tjahjo.
Tjahjo meminta ASN untuk menjadi pelopor dalam menekan penularan Covid-19. Dalam hal ini dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak.
"Ikut menggerakkan lingkungan masyarakat di manapun berada. Membangun, gotong-royong bersama TNI/Polri, dan ikut perintah atasan di manapun berada," katanya.
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate memutuskan untuk memperpanjang penutupan kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) di Jakarta Pusat hingga 11 September 2020. Hal itu disampaikan Johnny melalui pesan Whatsapp.
"Saya sekaligus ingin mengumumkan bahwa penutupan Kantor pusat kominfo diperpanjang sampai tanggal 11 September. Mulai bekerja lagi pada tanggal 14 September 2020," kata Johnny.
Keputusan tersebut, menurut Johnny, akan terus dievaluasi. Selama WFH, Johnny mengatakan dia bekerja di rumah dinas menteri, di Kompleks Perumahan Widya Chandra. Ia bekerja dibantu sejumlah staf dengan menerapkan protokol kesehatan.
"Para staf yang juga disiplin menjaga protokol kesehatan Covid-19. Bangsa dan negara memanggil kita sekalian untuk fokus memutus rantai penyebaran Covid-19 di sisi yang satu, dan menggerakan ekonomi digital yang dinamis di sisi yang lain sambil tetap produktif dalam menjalankan tugas dan fungsi pokok kominfo yang lain secara optimal," katanya.
Menurut Johnny, penyebaran Covid-19 sangat berbahaya. Namun menurut dia, bahaya Covid-19 tidak menurunkan produktivitas kerja Kementeriannya.
"Tidak akan membuat Kominfo melambat, namun harus mendukung Kominfo semakin akselaratif dan produktif . Mendukung arahan presiden Jokowi, kesehatan pulih, ekonomi bangkit," ujarnya.
Sebelumnya Kantor Kemenkominfo ditutup sejak 28 Agustus hingga 7 September 2020. Penutupan kantor tersebut terkait dengan ada 30 pegawai atau staf Kemenkominfo yang dinyatakan positif Covid-19. ***