Breaking News:

Imbas Pandemi Corona

Manajemen Bandara Kertajati Majalengka Lakukan Penghematan di Semua Sektor

Saat ini, para karyawan berada dalam status stand by call, sehingga jika dibutuhkan, karyawan dikontak

tribunjabar/eki yulianto
Bandara Kertajati 2, Rabu (8/4/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA.-  PT Angkasa Pura Persero II (AP II) menyatakan pihaknya telah memotong biaya operasional Bandara Kertajati, Majalengka ke kondisi minimum di sektor cost leadership sebagai strategi bertahan di masa pandemi.

Sebagaimana diketahui, bandara yang baru itu terkena imbas cukup kencang akibat pandemi COVID-19 karena trafik penumpang yang menurun.

"Untuk Bandara Kertajati, kami telah melakukan penyesuaian operasi ke kondisi minimum operation untuk melakukan cost leadership. Dapat kami informasikan bahwa AP II di bandara ini kami posisinya sebagai hanya operator bandara saja, sedangkan untuk ownernya adalah Pemda Jabar," kata Yado Yarismano, VP Corporate Communication AP II seperti dilansir dari Kontan.co.id, Jumat (4/9/2020).

Manajemen Bandara Udara Kertajati (PT BIJB) itu memang terus lakukan strategi penghematan sambil menunggu kebangkitan penumpang transportasi.

"Pada Agustus sampai September ini penumpang yang memakai pesawat belum akan tumbuh tinggi. Rata-rata masih di bawah 30 persen, kursi yang terisi belum sampai 100,” kata Direktur Utama PT BJIB, Salahudin Rafi.

Penerbangan Komersil Kembali Dipindah, Bupati : Selesai Covid-19, Kertajati Harus Jadi Pilihan Utama

Dia melanjutkan, efisiensi yang sudah dilakukan sesuai arahan sejak operasional penerbangan berhenti dan jam operasional bandara sudah berkurang adalah mematikan AC dan lampu.

Tak hanya itu, bisa dipastikan pihaknya juga telah mengurangi kegiatan karyawan BIJB sejak penerapan sistem kerja di rumah selama pandemij dan AKB.

Saat ini, para karyawan berada dalam status stand by call, sehingga jika dibutuhkan, karyawan dikontak. "Ini juga dalam rangka efisiensi,” ucap Rafi.

Meskipun melakukan penghematan, pihaknya memastikan manajemen Bandara Kertajati terus mematangkan rencana penerbangan umrah yang ditargetkan bisa digelar pada Oktober sampai November.

AP II  juga sudah mulai melakukan persiapan-persiapan untuk keberangkatan Haji 2021.

Penerbangan Umrah dari Bandara Kertajati Diupayakan Sepekan Sekali

“Sudah kami siapkan. Nah, sekarang penghematan terus dilakukan sambil menguatkan strategi pemulihan bisnis,” katanya.

Editor: Adityas Annas Azhari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved