Breaking News:

Ujaran Kebencian

Seorang Warga Sebarkan Ujaran Kebencian Lewat Facebook, DPC PDI Perjuangan Majalengka Lapor Polisi

KASUS ini sudah masuk ke proses penyidikan yang artinya alat bukti sudah cukup dan tersangka sudah diketahui.

Tribun Makasasr
Illustrasi facebook 

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Seorang warga Majalengka berinisial YA dituding telah menyebarkan berita bohong dan ujaran kebencian lewat akun Facebooknya.

DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Majalengka melaporkan akun Facebook milik YA tersebut ke Polres Majalengka, Kamis (3/9/2020).

YA dinilai telah menyebarkan berita bohong dan ujaran kebencian terhadap partai berlambang banteng moncong putih ini.

Kuasa hukum DPC PDI Perjuangan Majalengka, Indra Sudrajat mengatakan, kasus ini sudah masuk ke proses penyidikan yang artinya alat bukti sudah cukup dan tersangka

sudah diketahui.

“PDI Perjuangan Majalengka menempuh jalur hukum karena menjunjung tinggi demokrasi dan hukum yang berlaku di Indonesia,” kata Indra.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Majalengka Didi Supriadi meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, serta tidak mudah untuk menyebarkan

berita yang belum tentu kebenarannya atau ujaran kebencian.

“Semoga kita dan seluruh masyarakat Indonesia dapat mengambil hikmah agar lebih bijak menggunakan media sosial,” ujarnya dalam rilis yang diterima Tribun Jabar, Kamis (3/9/2020).

Didi mengapresiasi Polres Majalengka yang sudah bekerja keras secara maksimal dalam menindaklanjuti kasus tersebut.

Menurutnya, hal ini penting agar yang bersangkutan mendapat efek jera dari perbuatan yang dilakukannya.

“Kami khawatir bila kasus ini tak segera diselesaikan akan menimbulkan konflik horizontal,” kata Didi. (*) 

Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved