Ridwan Kamil Kutuk Keras Pembakaran dan Perobekan Al quran di Norwegia dan Swedia
Emil mengatakan semakin modern peradaban manusia, seharusnya semakin beradab dalam menyelesaikan perbedaan-perbedaan pandangan
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengutuk keras aksi pelecehan terhadap Al Quran yang dilakukan sekelompok orang di Swedia dan Norwegia yang akhirnya menimbulkan kerusuhan di sejumlah kota di dua negara kawasan Skandinavia tersebut.
Protes terhadap pembakaran, perobekan, dan penistaan terhadap Kitab Suci Umat Islam tersebut diungkapkan Gubernur yang akrab disapa Emil ini di akun pribadi media sosial instagram.
"Menyesalkan dan mengutuk keras terjadinya provokasi pembakaran dan perobekan Kitab Suci Al Quran di Norwegia dan Swedia," kata Emil dalam akun instagramnya tersebut.
• Ada Versi Terbaru, Cetak E-KTP Jadi Melambat, Warga Diminta Bersabar
Emil mengatakan semakin modern peradaban manusia, seharusnya semakin beradab dalam menyelesaikan perbedaan-perbedaan pandangan, ideologi, dan keyakinan. Bukan malah sebaliknya.
"Al Quran itu harus dimuliakan dengan dibaca, dipelajari, dan diamalkan. Itu pula saya yakini cara pandang penganut agama lainnya terhadap kitab sucinya," katanya.
Emil pun meminta agar pemerintah Swedia dan Norwegia untuk menyelesaikan isu ini dengan baik dan bisa menjaga kondusifitas global ini agar dunia ini selalu damai dan situasi geopolitik dunia tidak makin panas.
"Mari kedepankan dialog dan saling menghormati, jika ingin dihormati," katanya.
• Oded Mengaku Belum Terima Surat Panggilan dari KPK, Siap Jadi Saksi Dugaan Korupsi RTH Kota Bandung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gubernur-jabar-ridwan-kamil-setelah-disuntik-vaksin-covid-19.jpg)