Breaking News:

Ini Daftar Dinas di Lingkungan Pemkab Cirebon yang Dilebur dan Dipisahkan

Kabag Humas Pemkab Cirebon, Nanan Abdul Manan, mengatakan, sejumlah dinas di lingkungan Pemkab Cirebon akan mengalami peleburan dan pemisahan.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Dedy Herdiana
tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Kabag Humas Pemkab Cirebon, Nanan Abdul Manan. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemkab Cirebon bakal mengubah Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK).

Kabag Humas Pemkab Cirebon, Nanan Abdul Manan, mengatakan, sejumlah dinas di lingkungan Pemkab Cirebon akan mengalami peleburan dan pemisahan.

"Tidak hanya dilebur atau dipisah, ada dinas yang dinaikkan tingkatnya juga," kata Nanan Abdul Manan saat ditemui di Setda Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (2/9/2020).

Pemkab Cirebon Ubah SOTK, Sejumlah Dinas Bakal Dipecah dan Dilebur

Menurut dia, salah satu dinas yang akan dipisah ialah Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga.

Ia mengatakan, dinas tersebut dipisah menjadi dua, yakni Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta Dinas Pemuda dan Olahraga.

Sementara Dinas Kelautan dan Perikanan akan digabungkan dengan Dinas Ketahanan Pangan menjadi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan.

"Nantinya, momenklatur Kelautan dihilangkan, namun secara fungsi tetap ada, sesuai kewenangan pada UU Nomor 23 Tahun 2014," ujar Nanan Abdul Manan.

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Wilayah III Cirebon Terjadi Bulan Ini

Selain itu, dinas lainnya yang dilebur ialah pemadam kebakaran dan akan digabungkan dengan Satpol PP Kabupaten Cirebon.

Nanan menyampaikan, pemadam kebakaran tidak bisa digabung dengan BPBD karena instansi tersebut mempunyai aturan tersendiri.

Karenanya, pemadam kebakaran dilebur dengan Satpol PP dan menjadi Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) dan Pemadam Kebakaran.

Keluarga Besar Kasultanan Cirebon Tak Akui PRA Luqman sebagai Sultan Sepuh XV, Ini Alasannya

Ia mengatakan, BPBD sendiri akan dinaikkan ke level A karena indeks risiko bencana di Kabupaten Cirebon termasuk kategori tinggi.

"Nanti kepala pelaksananya akan dijabat eselon II, naik dari sebelumnya eselon III," kata Nanan Abdul Manan.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved