Pilkada Indramayu

Maju di Pilkada Indramayu, Artis Lucky Hakim: Saatnya Pulang Kampung, Dampingi Putri Mantan Kapolri

Artis Lucky Hakim memutuskan pulang kampung dan ikuti Pilkada Indramayu. "Indramayu butuh pemimpin, bukan penguasa," ucapnya.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: taufik ismail
Tribuncirebo.com/Handhika Rahman
Bakal Calon Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim, Selasa (1/9/2020). 

Lucky Hakim sendiri diketahui akan mendampingi Nina Agustina Da'i Bachtiar yang merupakan putri dari Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Dai Bachtiar sebagai calon wakil bupati.

Pasangan Nina Agustina Da'i Bachtiar-Lucky Hakim diusung oleh PDI Perjuangan, Partai Gerindra, dan Partai NasDem.

"Ini ada kesalahan kelola. Saya rasa Indramayu ini butuh pemimpin bukan butuh penguasa," ujarnya.

Pengumuman rekomendasi PDI Perjuangan yang resmi di berikan kepada Pasangan Nina Agustina Da'i Bachtiar dan Lucky Hakim di DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Jumat (28/8/2020).
Pengumuman rekomendasi PDI Perjuangan yang resmi di berikan kepada Pasangan Nina Agustina Da'i Bachtiar dan Lucky Hakim di DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Jumat (28/8/2020). (Istimewa)

Dideklarasikan Hari Jumat

Pasangan calon Nina Agustina Da'i Bachtiar dan Lucky Hakim dipastikan bakal mendaftarkan diri ke KPU dalam Pilkada Indramayu 2020.

Hingga saat ini ada tiga partai politik yang sudah sepakat mendukung pasangan putri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Dai Bachtiar dan artis Lucky Hakim tersebut.

Ketiganya adalah PDI Perjuangan, Partai Gerindra, dan Partai NasDem.

Adapun sesuai jadwal, pendaftaran pasangan calon kepala daerah akan dilaksanakan pada 4-6 September 2020.

Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah (Bappda) DPC Partai Gerindra Kabupaten Indramayu, Aan Suhirso mengatakan, dalam waktu dekat ini seluruh partai pengusung sepakat akan mendeklarasikan pasangan tersebut kepada publik.

"Insya Allah Jumat nanti tanggal 4 September di Taman Tugu Perjuangan," ujar dia kepada  Tribuncirebon.com, Senin (31/8/2020).

Aan Suhirso menjelaskan, dipilihnya Taman Tugu Perjuangan diartikan sebagai simbol perjuangan rakyat Kabupaten Indramayu yang menginginkan perubahan demi kemajuan daerah yang lebih baik.

Dipilihnya Taman Tugu Perjuangan yang merupakan tempat terbuka hijau pun agar bisa disaksikan oleh masyarakat luas. Namun, tetap dengan menerapkan protokol kesehatan.

Taman Tugu Perjuangan sendiri berlokasi di simpang lima Indramayu. Simpang lima tersebut menurut Aan Suhirso difilosofikan pula sebagai pancasila.

"Simpang lima artinya kita berdiri atas dasar pancasila. Pancasila insya allah jaya, pancasila sakti, Nina-Lucky di hati dan menang," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved