Dua Daerah di Jawa Barat Ini Mulai Kekeringan, BPBD Kirimkan Tangki Air Bersih

BPBD Provinsi Jawa Barat mulai menerima laporan sejumlah daerah di Jawa Barat yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih

Tribun Jabar/ Seli Andina Miranti
ILUSTRASI: Dua Daerah di Jawa Barat Ini Mulai Kekeringan, BPBD Kirimkan Tangki Air Bersih. Foto diambil di Waduk Jatigede saat surut. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mulai menerima laporan sejumlah daerah di Jawa Barat yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih akibat kemarau tahun ini.

Dari 27 daerah di Jabar, baru Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bandung yang terdampak musim kemarau tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Jabar, Dani Ramdan, mengatakan pihaknya sudah mengantisipasi laporan tersebut dengan pengoordinasian penyaluran air untuk kawasan pertanian dan penyediaan air bersih untuk warga yang kesulitan mendapat air bersih.

SIAGA, Pemadaman Listrik Hari ini di 5 Wilayah di Jawa Barat, Bandung Siap Mati Lampu hingga 5 Jam

Dani mengatakan berdasarkan dari surat peringatan yang disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Jawa Barat hingga Oktober 2020 diperkirakan sudah memasuki musim kemarau.

“Tapi kemaraunya memang kemarau basah tahun ini, sehingga masih ada hujan meskipun sporadis. Tidak merata di satu kabupaten pun,” katanya di Bandung, Selasa (1/9/2020).

Menurut Dani, sejauh ini pihaknya sudah mulai menerima sejumlah laporan dari daerah seperti di Kabupaten Bogor bagian barat yang menyatakan sudah mengalami kesulitan air.

150 PJU Mati di Sukabumi, Bahkan Terbanyak di Jalur Wisata Palabuhanratu, Dishub Bereaksi Begini

Namun demikian, di kawasan timurnya, pasokan air masih berlimpah. Begitu pun di Kabupaten Bandung yang hanya terjadi di sejumlah kecamatan.

Meski sudah ada laporan dari beberapa daerah terkait kebutuhan air, Dani mengaku angka sebaran kekeringan belum tinggi. Hanya beberapa rukun warga di tingkat kampung, belum meluas menjadi satu desa atau kecamatan.

Mitigasi yang dilakukan BPBD Jabar sendiri antara lain mengirimkan tangki air bersih ke wilayah terdampak.

BPBD Jabar sudah rutin menyiagakan keberadaan tangki air ini untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

BLT Rp 600 Ribu Tahap II Cair Kamis Ini, Benarkah? Berikut Kata Ibu Menaker Juga Ada Posko Pengaduan

Untuk daerah yang mengalami kesulitan air bersih dengan durasi panjang, pihaknya juga menyiapkan upaya pipanisasi.

"Mitigasi ini diberikan pada desa yang betul-betul tidak memiliki sumber air terdekat. Mereka yang sumber airnya kurang dari lima kilometer, kita bisa pakai proyek pipanisasi,” tuturnya.

Berdasarkan data dari BPBD Jabar, saat ini ada 3.612 kepala keluarga di lima kecamatan di Kabupaten Bogor yang mengalami kekurangan air bersih.

BPBD Jabar pun sudah mengirimkan bantuan sebanyak 106.000 liter air bersih. Kemudian krisis air bersih ini dialami 360 kepala keluarga di Cileunyi, Kabupaten Bandung. Mereka mendapat bantuan 6.000 liter air bersih yang dikirim lewat tanki air.

Foto-foto Cantiknya Devi Nuraisyah, Sopir Truk yang Viral, Lady Driver Pink yang Kece dan Pemberani

Dani mengaku meskipun terdapat desa di Jabar yang yang sempat mengalami kekeringan lantaran tidak turun hujan selama satu hingga dua pekan.

Namun setelah pihaknya melakukan mitigasi hujan kembali turun.

Disinggung mengenai daerah di Jabar yang langganan mengalami kekeringan, Dani menyampaikan salah satunya di daerah Pantai Utara (Pantura). Hanya saja dengan kehadiran Waduk Jatigede, masyarkat sekitar menjadi sedikit tertolong.

"Jadi Jabar itu antik ya, dalam satu musim masih bisa terjadi tidak serempak. Nah kalau kebakaran hutan, kemarin ada di Ciremai tapi masih skala kecil dan ditangani oleh petugas," ujar Dani. (Sam)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved