Trump Janji Pangkas Pasukan AS di Irak

Sebagai tanggapan atas kematian Soleimani, Iran menyerang dua pangkalan Irak yang digunakan oleh militer AS.

Editor: Deni Ahmad Fajar
business insider
Presiden Amerika Serikat Donald Trump 

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa AS akan memangkas jumlah pasukannya di Irak. Dilansir dari New York Post, Minggu (30/8), Trump mengonfirmasi rencana tersebut melalui Twitter. Trump me-retweet sebuah tautan berita dari One America News (OAN) Network yang menyatakan jumlah tentara AS di Irak akan dikurangi dari 5.200 personel menjadi 3.500 personel.

OAN Network melaporkan pasukan Irak kini lebih mampu melanjutkan perjuangan mereka sendiri melawan ISIS. "AS berencana untuk mengurangi kehadiran militer di Irak,” tulis Trump yang disertai tautan ke berita OAN Network.

Perang di Irak berlangsung selama tujuh tahun dan menyebabkan 4.400 korban dari pihak AS. Hal itu dilaporkan oleh Council on Foreign Relations. Selain itu puluhan ribu warga sipil Irak juga menemui ajal selama perang berlangsung.

Sebelumnya, seorang pejabat senior AS mengatakan kepada wartawan bahwa AS akan terus mengurangi kehadiran militernya di Irak sebagaimana diwartakan TASS. Namun, penjabat tersebut tidak memerinci kapan atau berapa jumlah tentara AS yang akan dikurangi.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa Trump membahas masalah ini dengan Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi selama pertemuan mereka di Gedung Putih pada 20 Agustus.

Pasukan AS melakukan berbagai operasi di Irak sejak 2003. Pada 3 Januari, AS melakukan serangan rudal di dekat bandara Baghdad yang menewaskan Jenderal Iran Qasem Soleimani.

Sebagai tanggapan atas kematian Soleimani, Iran menyerang dua pangkalan Irak yang digunakan oleh militer AS.***

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved