Jamal Preman Pensiun Minta Direhabilitasi Lagi, Polisi: Nanti Kami Kaji dan Teliti Dulu

Hengky Solihin selaku kuasa hukum Zulfikar pemeran Jamal di sinetron Preman Pensiun mengaku rekan-rekan Zulfikar di film itu akan menjenguk.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Giri
istimewa
Hengky Solihin dan Jamal Preman Pensiun. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hengky Solihin selaku kuasa hukum Zulfikar alias Ikang Su‎lung, pemeran Jamal di sinetron Preman Pensiun mengaku rekan-rekan Zulfikar di film itu akan menjenguk di tahanan Mapolrestabes Bandung.

Zulfikar yang terkenal lewat peran Jamal ditangkap  untuk keduakalinya karena masalah narkoba. Sebelumnya, dia diamankan pada Juli 2019 karena kedapatan konsumsi sabu-sabu. Dia kemudian direhabilitasi.

Namun pada 27 Agustus 2020, ia kembali ditangkap karena hal yang sama.

"Insya Allah sahabatnya di Preman Pensiun mau besok, saya siap jembatani. Saya yakin itu akan jadi support untuk Jamal. Harapannya Jamal begitu," ujar Hengky saat dihubungi via ponselnya, Minggu (30/8/2020).

Ia menjelaskan, awalnya Jamal tinggal di Kota Bandung bersama orang tua serta dua adiknya.

Kemuidan, bapaknya meninggal dan ibu serta dua adiknya pindah ke Banten.

Jamal yang bujangan tetap tinggal di Bandung.

Vicky Nitinegoro Paling Kecewakan Nikita Mirzani dalam Urusan Ranjang, Teman Tapi Rasa Pacaran

"Jadi dia (Jamal) ini punya adik dua, perempuan. Jamal tulang punggung keluarga. Sekarang itu jauh dari kontrol orang tua. Minggu depan ibunya akan menjenguk," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya akan mengajukan surat permohonan pada penyidik agar pria berusia 39 tahun itu tidak dipidana.

"Akan mengajukan supaya dia tetap direhabilitasi rawat jalan karena dia itu korban narkotika," ujarnya.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna Jaya, mengatakan, pihaknya belum menerima surat pengajuan dari Jamal.

"Kami belum terima surat pengajuan rehabilitasinya," ujar dia.

Ini Penilaian Robert Alberts Setelah Lihat Penampilan Tiga Pemain Baru Persib Bandung

Kata dia, perlu asesmen untuk memastikan Jamal kembali akan menjalani rehabilitasi.

"Belum tahu, nanti kami kaji dan teliti dulu," katanya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved